SUMENEP, RadarMadura.id– Tingkat partisipasi masyarakat dalam program mudik gratis 2026 sangat tinggi.
Pemkab Sumenep juga membuat program balik gratis. Namun, program ini diprioritaskan bagi kalangan santri.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep Achmad Dzulkarnain menyampaikan, program penggantian tiket kapal atau mudik gratis dimulai sejak sebelum Ramadan. Khususnya untuk kalangan santri.
Dia menyebutkan, sekitar 2.000 santri memanfaatkan fasilitas tersebut sebelum bulan puasa.
Sementara selama Ramadan, program ini diperluas untuk masyarakat umum.
Sehingga, total pengguna layanan mudik gratis mencapai sekitar 8.600 penumpang.
”Program ganti tiket ini sudah berjalan sebelum Ramadan, terutama untuk santri. Selama Ramadan juga ada untuk masyarakat umum,” ujarnya.
Disperkimhub juga mengalokasikan anggaran untuk arus balik gratis.
Saat ini, pemerintah daerah memiliki anggaran sekitar Rp 300 juta yang difokuskan untuk mendukung kembalinya santri ke pondok pesantren.
Dzulkarnain memperkirakan, anggaran ratusan juta tersebut cukup untuk memfasilitasi arus balik gratis sekitar 4.000 santri.
Menurutnya, untuk pengajuan jadwal keberangkatan biasanya dilakukan pada 30 hingga 31 Maret.
”Untuk arus balik gratis, kami prioritaskan santri. Selama anggaran masih tersedia, akan terus kami fasilitasi,” ucapnya.
Dia mengungkapkan, sejauh ini baru satu pondok pesantren yang mengajukan program balik gratis.
Pihaknya masih menunggu pengajuan dari pesantren lainnya yang sebelumnya telah dikoordinasikan.
Dia menyebutkan, kemungkinan layanan balik gratis juga akan dibuka bagi mahasiswa atau masyarakat umum jika anggaran cukup.
Baca Juga: Dewan Minta Optimalkan Pemanfaatan KDKMP
Selain itu, dia juga memastikan kesiapan berbagai titik layanan dan fasilitas pendukung, seperti Pelabuhan Kalianget dan Terminal Arya Wiraraja.
Sejumlah instansi terkait seperti TNI, Polri, BPBD, dinkes P2KB hingga Basarnas turut dilibatkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama arus balik.
”Semoga pelaksanaan arus balik Lebaran tahun ini berjalan lancar, aman, dan nyaman, khususnya bagi santri yang menjadi prioritas utama layanan,” harapnya. (tif/bil)
Editor : Amin Basiri