Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Naik Kelas, RSUD dr. Moh. Anwar Benahi Layanan dan  Perkuat Layanan Spesialis Jantung-Paru, Genjot Digitalisasi, Bidik Jadi Rujukan Utama Madura

Amin Basiri • Jumat, 20 Maret 2026 | 07:00 WIB
TERTIB: Masyarakat tengah menunggu antrean layanan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
TERTIB: Masyarakat tengah menunggu antrean layanan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

SUMENEP, RadarMadura.id– RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menetapkan tahun 2026 sebagai fase penguatan mutu pelayanan kesehatan.

Fokus diarahkan pada peningkatan kapasitas layanan, pengembangan fasilitas medis, penguatan sumber daya manusia (SDM), serta optimalisasi sistem pelayanan berbasis teknologi.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dr. Erliyati menjelaskan bahwa strategi pengembangan tahun ini bertujuan agar masyarakat dapat memperoleh layanan medis yang lebih lengkap di daerah sendiri.

Dengan demikian, pasien tidak perlu dirujuk ke luar wilayah untuk penanganan tertentu.

Menurut dia, langkah tersebut dilakukan secara bertahap dengan memaksimalkan status rumah sakit yang kini telah meningkat menjadi tipe B.

Status itu memberikan kapasitas lebih luas dalam menangani kasus medis yang lebih kompleks.

"Fokus kami pada 2026 adalah memastikan pelayanan semakin cepat, tepat, dan berbasis teknologi, dengan tetap mengedepankan keselamatan pasien,” ujarnya.

Dengan status tipe B, rumah sakit memiliki kewenangan lebih besar dalam menyediakan layanan medis intensif.

Di antaranya, pelayanan 24 jam melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang Intensive Care Unit (ICU), serta PICU/NICU untuk perawatan bayi dan pasien anak dengan kondisi khusus.

"Yang menjadi prioritas kami adalah penguatan layanan spesialis,” tambahnya.

Penguatan tersebut difokuskan pada layanan jantung dan paru.

Langkah itu diambil untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif.

Di sisi lain, rumah sakit juga mempercepat digitalisasi layanan melalui optimalisasi sistem antrean digital yang terintegrasi dengan aplikasi layanan kesehatan nasional.

Sistem ini memungkinkan pasien melakukan pendaftaran dan pengaturan jadwal pemeriksaan secara daring, sehingga waktu tunggu menjadi lebih efisien.

"Kami juga menargetkan peningkatan akses pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan agar seluruh lapisan masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa hambatan administratif maupun keterbatasan fasilitas,” tegasnya.

Erliyati optimistis, dengan dukungan tenaga medis, pemerintah daerah, serta mitra pelayanan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dapat menjadi rumah sakit rujukan utama di Madura.

Hal itu sekaligus diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap mutu layanan kesehatan daerah. (tif/han)

Editor : Amin Basiri
#Pelayanan #kesehatan #RSUD dr H Moh Anwar Sumenep