Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

SPPG Mitra Yayasan Mathlabul Ulum Juga Bundling Pendistribusian MBG

Amin Basiri • Kamis, 5 Maret 2026 | 18:29 WIB

DILENGKAPI HARGA: Paket MBG yang didistribusikan SPPG Sumenep Lenteng Jambu Yayasan Mathlabul Ulum, Kamis (5/3).
DILENGKAPI HARGA: Paket MBG yang didistribusikan SPPG Sumenep Lenteng Jambu Yayasan Mathlabul Ulum, Kamis (5/3).

SUMENEP, RadarMadura.id – Sistem bundling dalam pendistribusian paket makan bergizi gratis (MBG) tidak hanya dilakukan satu satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) mitra Yayasan Rumah Juang Garuda Emas.

SPPG mitra Yayasan Mathlabul Ulum juga merapel penyaluran paket MBG ke sekolah.

Memasuki Ramadan 1447 H, distribusi MBG oleh SPPG Sumenep Lenteng Jambu dilakukan dua kali dalam sepekan.

Jatah Senin, Selasa, dan Rabu didistribusikan Senin. Sedangkan alokasi Kamis, Jumat, dan Sabtu disalurkan Kamis.

MBG SPPG Sumenep Lenteng Jambu yang disalurkan Kamis (5/3) terdiri atas beberapa menu.

Yakni, satu roti, dua butir telur ayam rebus, satu buah apel, empat buah kurma, dan satu kotak susu kemasan 250 ml.

Sementara menu yang didistribusikan Senin (2/3) terdiri atas satu roti dan tiga telur ayam rebus.

Selain itu, satu buah jambu kristal, satu kotak susu, dan enam buah kurma dalam dua plastik klip.

Sebelum Ramadan, MBG dikirim setiap hari. Sistem bundling dilakukan sejak awal Ramadan.

”Sejak hari ini disertai keterangan harga dan kandungan gizi,” ungkap salah seorang guru lembaga pendidikan di Kecamatan Lenteng, Sumenep, Kamis (5/3).

Harga total paket MBG jatah tiga hari hingga Sabtu (7/3) itu Rp 24.000. Perinciannya, harga roti Rp 7.000, dua butir telur ayam rebus Rp 4.000, dan satu buah apel Rp 4.000.

Selain itu, harga empat buah kurma Rp 2.500 dan satu kotak susu 250 mililiter Rp 6.500.

Larangan bundling distribusi dan kewajiban mencantumkan harga MBG itu diinstruksikan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Irjen Pol (Purn) Soni Sanjaya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SDN 1 Keramat Jati, Senin (2/3).

Dengan tegas dia menginstruksikan kepada seluruh kepala SPPG tidak ada lagi bundling menu makanan untuk anak sekolah pada hari aktif.

”Bundling hanya boleh dilakukan saat hari libur atau akhir pekan,” tulis Soni di akun Instagramnya.

Larangan bundling itu untuk menjaga kualitas makanan tetap optimal, segar, dan layak konsumsi setiap hari.

Sebab,, jelas dia, program ini menekankan pada kualitas, keamanan, dan standar penyajian. ”Bukan sekadar kepraktisan pembagian makanan,” imbuhnya. (luq)

 

 

 

 

 

Editor : Amin Basiri
#Mbg #sumenep #SPPG #BGN #lenteng