Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Jajanan Tradisional Diburu Pengunjung Bazar Takjil Sumenep

Amin Basiri • Kamis, 5 Maret 2026 | 07:55 WIB

USAHA: Nia tengah melayani pelanggannya di Bazar Takjil Ramadan di Jalan dr Soetomo, Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep, Rabu (4/3).
USAHA: Nia tengah melayani pelanggannya di Bazar Takjil Ramadan di Jalan dr Soetomo, Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep, Rabu (4/3).

SUMENEP, RadarMadura.id – Bazar takjil di Kabupaten Sumenep berlangsung 14 hari. Pengunjung yang datang terus meningkat.

Hal tersebut menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang. Sebab, nyaris semua warga datang memburu takjil untuk disantap saat buka puasa.

Produk olahan yang paling diburu adalah makanan tradisional seperti klepon, botok, serabi, risol mayo, dan lainnya.

Hal itu diakui oleh salah satu pedagang di Bazar Takjil Ramadan, Nia. Menurutnya, yang paling laris dari dagangannya adalah jajanan tradisional. ”Hampir setiap hari selalu ludes,” katanya.

Nia tidak hanya berjualan jajanan tradisional. Dia juga menjual berbagai macam lauk pauk dan berbagai macam kuah.

Di antaranya sate ayam, usus, pepes ikan, kuah maronggi, dan kuah santan. ”Tapi yang paling laku jajanan tradisional. Harga bervariasi, mulai dari Rp 3.000 sampai Rp 10.000,” ucapnya.

Perempuan asal Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, itu sudah berkali-kali berpartisipasi di bazar takjil.

Dia menyatakan, bazar takjil tidak hanya menjadi momentum peningkatan ekonomi pelaku usaha mikro. ”Tapi, juga mempererat silaturahmi antar warga,” tandasnya. (tif/yan)

Editor : Amin Basiri
#Bazar Takjil Ramadan #sumenep #jajanan tradisional