Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Seleksi Kepala Brida, Inpsektur, dan Staf Ahli Bupati Diikuti Puluhan Pejabat

Amin Basiri • Kamis, 5 Maret 2026 | 07:53 WIB

 

Ilustrasi dibantu AI: Sejumlah Pejabat mengikuti seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi (JPT)
Ilustrasi dibantu AI: Sejumlah Pejabat mengikuti seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi (JPT)

SUMENEP, RadarMadura.id – Sebanyak 53 pejabat di lingkungan Pemkab Sumenep mengikuti seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama untuk kepala dinas badan riset dan inovasi daerah (brida), kepala inspektorat atau inspektur, dan tiga staf ahli. Setelah diseleksi, hanya 35 pejabat yang memenuhi syarat.

Informasinya, tahapan saat ini memasuki seleksi kompetensi manajerial atau asesmen. Untuk pendaftar jabatan kepala brida 15 orang, staf ahli bidang ekonomi pembangunan dan keuangan 17 orang, pendaftar jabatan staf ahli bidang pemerintahan, hukum dan politik 12 pejabat, dan staf ahli bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia 23 orang.

Kepala BKPSDM Sumenep Benny Irawan mengatakan, pertengahan Februari lalu pihaknya sudah menerima rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI.

Setelah itu, langsung mengadakan lelang terbuka empat JPT eselon IIB yang sedang kosong agar bisa segera terisi.

”Ada 53 orang yang ikut seleksi empat JPT eselon IIB. Tapi, hanya 35 orang yang lolos seleksi administrasi. Yang lain tidak memenuhi syarat karena tidak melengkapi berkas persyaratan,” katanya.

Benny menyampaikan, tahapan seleksi masih panjang. ”Saat ini masih tahapan asesmen. Selanjutnya akan dilakukan pengumuman hasil asesmen, sekaligus pembuatan makalah. Ini masih tahap awal, prosesnya masih lama,” ucapnya.

Menurut Benny, panitia seleksi nanti akan mencari tiga calon terbaik dari masing-masing JPT eselon IIB. Hasil seleksi nanti akan disampaikan kepada bupati selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK).

”Kemungkinan akhir Maret nanti akan diumumkan tiga calon terbaik dari masing-masing jabatan,” imbuhnya.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Sumenep Holik mengingatkan proses seleksi dilakukan secara transparan.

”Pilih pejabat yang berkompeten dan sesuai dengan jabatan yang akan didudukinya. Pemkab jangan sampai keliru menempatkan pejabat,” ingatnya. (iqb/yan)

Editor : Amin Basiri