SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui dinas pekerjaan umum dan tata ruang (PUTR) tahun ini kembali menyediakan anggaran untuk proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM). Program itu nantinya akan menyasar 11 desa.
Kabid Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP) Dinas PUTR Sumenep Dedi Falahuddin mengatakan, setiap tahun institusinya merealisasikan proyek pembangunan SPAM. Namun, jumlah SPAM yang dibangun setiap tahun bervariasi.
”Bergantung anggaran. Kalau tahun ini, proyek SPAM akan dibangun di 11 desa,” katanya.
Dedi menyampaikan, proyek SPAM nanti akan diserahkan kepada kelompok swadaya masyarakat (KSM). Sumber anggarannya berasal dari dana alokasi khusus (DAK) dan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Sumenep.
”Yang DAK dibangun di lima lokasi, kalau yang APBD tersebar di enam lokasi,” ucapnya.
Menurut dia, kemungkinan di perubahan anggaran keuangan (PAK) akan ada tambahan. ”Saat ini, masih dalam tahap perencanaan. Kemungkinan, bisa direalisasikan pada pertengahan tahun,” ulas Dedi.
Dedi menambahkan, ada beberapa pekerjaan dalam proyek tersebut. Misalnya, pengeboran sumber air, pembangunan tandon, serta pemasangan jaringan pipa ke rumah-rumah penerima manfaat.
”Program ini diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu, wilayah yang belum memiliki akses air bersih, daerah yang rawan mengalami kekeringan, serta kawasan dengan angka kasus tengkes (stunting) tinggi,” tandasnya. (iqb/yan)
Editor : Amin Basiri