Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pemkab Sumenep Konsisten Rekonstruksi dan Pelihara Jalan Kabupaten, Ratusan Kilometer Jalan Diperbaiki

Amin Basiri • Kamis, 26 Februari 2026 | 18:36 WIB

 

Rekonstruksi dan Pelihara Jalan Kabupaten
Rekonstruksi dan Pelihara Jalan Kabupaten

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) terus berupaya menyediakan infrastruktur jalan yang layak bagi masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan secara bertahap setiap tahun melalui pembangunan, rekonstruksi, dan pemeliharaan jalan, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

Sepanjang 2025, dalam satu tahun kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dan Wakil Bupati KH Imam Hasyim, pemkab telah merealisasikan rekonstruksi jalan sepanjang 4.706,2 meter dengan total anggaran Rp 8.388.818.000.

Selain itu, pembangunan jalan baru sepanjang 337 meter juga dilakukan dengan anggaran Rp 2.660.775.000.

Pemkab juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4.623.008.394 untuk pemeliharaan rutin jalan sepanjang 213.355 meter.

Sementara itu, pemeliharaan berkala dilakukan pada ruas sepanjang 76 meter dengan anggaran Rp 376.678.000.

Tak hanya fokus pada jalan, pemkab juga membangun tebing penahan tanah (TPT) sepanjang 2.243,75 meter. Anggaran yang dikeluarkan Rp 2.373.311.000 guna memperkuat ketahanan infrastruktur.

Selain itu, dinas PUTR yang dipimpin Eri Susanto turut melakukan pemeliharaan rutin jembatan di sejumlah titik dengan anggaran Rp 4.623.008.394. Selain itu, masih ada berbagai program lain untuk meningkatkan konektivitas masyarakat.

Kepala Dinas PUTR Sumenep Eri Susanto mengatakan, pihaknya terus berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Setiap tahun, pemkab mengalokasikan anggaran khusus untuk mendukung program tersebut.

"Setiap tahun kami rutin melakukan rekonstruksi, pembangunan, dan pemeliharaan jalan, baik di wilayah daratan maupun kepulauan,” ujarnya.

Menurut Eri, keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tidak menjadi kendala utama.

Pemkab tetap berupaya mencari sumber pendanaan lain, salah satunya melalui dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat.

"Kami juga berupaya mendapatkan dukungan anggaran dari pusat melalui DAK,” katanya.

Dia menambahkan, perbaikan jalan di Kabupaten Sumenep belum dapat dilakukan secara menyeluruh dalam waktu singkat karena keterbatasan anggaran. Oleh karena itu, setiap tahun pemkab menerapkan skala prioritas.

"Namun, kami berkomitmen seluruh jalan di Sumenep akan diperbaiki secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah,” tandasnya. (iqb/han)

Editor : Amin Basiri