SUMENEP, RadarMadura.id – Selama bulan Ramadan 1447 Hijriah, stok liquefied petroleum gas (LPG) di Kabupaten Sumenep dipastikan aman. Baik untuk wilayah daratan maupun kepulauan.
Kabag Perekonomian dan SDA Setkab Sumenep Dadang Dedy Iskandar membenarkan hal tersebut.
”Insyaallah sepanjang bulan Ramadan, bahkan selama tahun 2026, stok LPG di Sumenep aman,” katanya.
Dia menuturkan, PT Pertamina tahun ini memberikan kuota untuk Kabupaten Sumenep sebanyak 27.870 metrik ton (MT).
Untuk memastikan pendistribusian tepat sasaran, pemerintah secara konsisten melakukan pengawasan ke seluruh titik di kawasan daratan maupun kepulauan.
”Utamanya di bulan Ramadan. Sebab, permintaan diperkirakan akan meningkat,” tegasnya.
Ditambahkan, terkait dengan kelangkaan LPG di beberapa daerah beberapa waktu lalu, dia menyatakan saat ini sudah lancar.
Kata dia, kelangkaan itu disebabkan oleh cuaca ekstrem. Sehingga ada keterlambatan pendistribusian.
Saat ini, lanjut dia, transportasi laut sudah beroperasi secara normal, kapal-kapal yang beroperasi di Sumenep sudah berlayar kembali.
”Setiap ada kendala atau masalah, kami langsung berkoordinasi dengan pihak terkait, khususnya Pertamina,” imbuhnya.
Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Sumenep Hairul Anwar menekankan pentingnya pengawasan di lapangan.
Hal itu untuk mencegah praktik penimbunan maupun permainan harga yang merugikan masyarakat.
Selain itu, koordinasi dengan pihak distribusi dan aparat penegak hukum perlu diperkuat guna mengantisipasi potensi penyimpangan.
”Kami harap lakukan langkah antisipatif, termasuk penambahan pasokan jika memang dibutuhkan. Sehingga masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa khawatir kesulitan mendapatkan LPG,” pesannya. (tif/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti