Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pelabuhan Wisata Kalianget Mubazir, Dibangun dengan Anggaran Besar Tapi Belum Dimanfaatkan  

Amin Basiri • Senin, 16 Februari 2026 | 10:53 WIB
TELAN ANGGARAN JUMBO: Warga berada di dermaga pelabuhan wisata Kalianget, Minggu (15/2).
TELAN ANGGARAN JUMBO: Warga berada di dermaga pelabuhan wisata Kalianget, Minggu (15/2).

 

KALIANGET, Jawa Pos Radar Madura – Pembangunan pelabuhan wisata Kalianget mencapai menelan anggaran Rp 3,8 miliar.

Namun, sampai saat ini infrastuktur di wilayah pesisir Kota Keris tersebut belum beroperasi. Sehingga, keberadaannya terkesan mubazir.

Syahbana, 32, warga Kecamatan Talango, menyatakan, pembangunan pelabuhan wisata itu sudah lama rampung. Namun, sampai saat ini tidak pernah ada aktivitas di dermaga tersebut. ”Hanya banyak orang nongkrong,” katanya.

Padahal jika infrastruktur itu dimanfaatkan, bisa mengurai kemacetan penyeberangan Kalianget–Talango. Sebab, selama ini hanya tertumpu di satu dermaga saja. Sehingga, kerap menimbulkan antrean panjang.

”Kalau itu difungsikan untuk dermaga kapal tongkang khusus penyeberangan Kaliangat–Talango kan lebih bagus,” tukas Syahbana.

Kabid Prasarana dan Keselamatan Transportasi Disperkimhub Sumenep Imam Afif Rusidy menyatakan, pelabuhan wisata Kalianget itu sebenarnya sudah bisa difungsikan. Karena fasilitas yang telah dibangun telah memenuhi kebutuhan.

 ”Itu panjangnya sudah cukup, jadi sudah bisa difungsikan,” katanya.

Namun, sampai saat ini belum difungsikan secara normal. Sebab, kapal tongkang mau memanfaatkan fasulitas itu.

”Kami masih mau berkomunikasi lebih lanjut dengan para pihak. Baik itu pemilik tongkang maupun perahu,” tukasnya.

Pembangunan pelabuhan wisata Kalianget dilakukan secara bertahap. Yakni, dimulai 2021 dan tuntas 2024.

Di tahun pertama pembangunan, anggaran yang degelontorkan mencapai Rp 1,5 miliar. Anggaran bersumber dari dana Bantuan Keuangan (BK) Provinsi Jawa Timur.

Kemudian, tahun 2022 pembangunan dilanjutkan menggunakan APBD Kabupaten Semenep dengan total biaya Rp 1,3 miliar. Meski mendapat dua kali kucuran anggaran, pelabuhan wisata itu belum juga dioperasikan di 2023.

Alasannya, panjang dermaga kurang. Sehingga di 2024 kembali dianggarkan melalui APBD Sumenep sebesar Rp 1 miliar. Maka, anggaran yang telah dialokasikan untuk pembangunan dermaga tersebut mencapai Rp 3,8 miliar. (iqb/jup)

 

Editor : Amin Basiri
#sumenep #wisata #pelabuhan #kalianget