Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Diduga Rem Blong, Pikap Masuk Jurang, Sopir Tewas

Hera Marylia Damayanti • Sabtu, 14 Februari 2026 | 09:09 WIB
RINGSEK: Petugas saat mengevakuasi pikap yang jatuh ke jurang di Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, Sumenep, Jumat (13/2). (POLRES SUMENEP UNTUK JPRM)
RINGSEK: Petugas saat mengevakuasi pikap yang jatuh ke jurang di Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, Sumenep, Jumat (13/2). (POLRES SUMENEP UNTUK JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Suasana tambang galian C di Dusun Kembang, Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, mendadak geger.

Sujianto, 60, pengemudi pikap hitam dengan nomor polisi M 8401 AB terperosok ke jurang tersebut. Akibatnya, pria 60 tahun itu tewas.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, korban tergeletak di samping kendaraannya.

Sementara kondisi pikap yang ditumpanginya dalam keadaan terbalik dan sudah ringsek.

Kapolsek Prenduan Iptu Mohammmad Sudiono mengatakan, korban merupakan warga Desa Sendang, Kecamatatan Pragaan.

Sebelum kejadian, Sujianto berpamitan kepada istrinya, Drusmiati.

Dia lalu mengendarai mobilnya untuk pergi mengambil batu di Desa Rombasan.

”Rem pikap yang dikendarai almarhum diduga mengalami blong sehingga terperosok ke jurang,” terangnya.

Dia menuturkan, yang menginformasikan tewasnya Sujianto kepada pihak keluarga adalah perangkat Desa Rombasan.

Selanjutnya, pihak keluarga mendatangi lokasi dan mendapati Sujianto di samping mobilnya di jurang.

”Proses evakuasi dibantu warga setempat,” ujarnya.

Dijelaskan, pihaknya belum mendapatkan informasi yang cukup jelas terkait kronologi insiden mobil terperosok ke dalam tambang galian C tersebut.

"Tapi menurut informasi awal yang saya terima, kondisi kendaraan kurang layak,” ungkapnya.

Ditambahkan, informasinya, Sujianto memang bekerja di tambang tersebut.

”Petugas telah mendatangi lokasi kejadian, mengecek kondisi korban, dan minta keterangan para saksi. Namun, keluarga tidak berkenan untuk diotopsi dan sudah mengikhlaskan insiden ini,” imbuhnya. (tif/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#tewas #pikap #Terperosok ke Jurang #rem blong #tambang galian c #Ringsek #terbalik