SUMENEP, RadarMadura. Id– Keberadaan Museum Keraton Sumenep terkesan tak terawat. Buktinya, pagar di tempat wisata kebanggaan Kota Keris itu tampak kumuh dan berjamur. Kondisi tersebut dikeluhkan pengunjung.
Fikri, pengunjung Museum Keraton Sumenep mengatakan, secara keseluruhan, kondisi museum sudah bagus.
Tapi, saat melihat kondisi pagar di sisi barat cukup mengecewakan karena kondisinya tidak dirawat.
”Itu pagarnya dipenuhi jamur dan kotor. Kan sayang sekali tempat bagus seperti ini, tapi tidak dirawat dengan baik,” katanya.
Menurut dia, museum keraton Sumenep memiliki magnet yang menarik wisatawan. Sebab, termasuk salah satu museum keraton bersejarah di Kota Keris.
Dia berharap, museum tersebut dirawat dengan semaksimal mungkin.
”Sebenarnya kalau dicat terlihat rapi serta lebih enak dilihat,” ujar Fikri.
Berdasarkan data media ini, anggaran pemeliharaan Museum Keraton Sumenep cukup fantastis pada 2025.
Yakni, menguras anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) hingga Rp 351 juta.
Sayangnya Kepala Disbudporapar Faruk Hanafi belum bisa memberikan komentar terkait perawatan Museum Keraton Sumenep tersebut. Sebab, saat dihubungi, yang bersangkutan tidak merespons. (iqb/bil)
Editor : Amin Basiri