SUMENEP, RadarMadura.id -;Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat menyalurkan bantuan perbaikan rumah bagi warga terdampak bencana angin kencang di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan. Namun, baru lima korban yang menerima bantuan.
Ketua Baznas Kabupaten Sumenep Ahmad Rahman menyampaikan, penyaluran bantuan difokuskan pada rumah warga dengan tingkat kerusakan berat.
Kategori kerusakan itu ditentukan melalui proses penilaian tim penanganan bencana.
"Kami mulai menyalurkan bantuan untuk perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan berat, sesuai dengan hasil taksasi tim bencana", ujarnya.
Dia menjelaskan, proses taksasi dilakukan sejak pasca kejadian oleh tim gabungan yang melibatkan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), dinas pekerjaan umum dan tata ruang (DPUTR), dinas perumahan, kawasan permukiman dan perhubungan (disperkimhub), serta sejumlah pihak lainnya.
Menurutnya, berdasarkan hasil pendataan, terdapat tujuh rumah yang dinyatakan rusak berat dan direkomendasikan untuk diperbaiki.
Menurutnya, pada tahap awal, Baznas menyalurkan bantuan perbaikan lima rumah warga Desa Karduluk yang masuk dalam kategori rusak berat.
"Untuk pemulihan hunian warga, kami siap hadir memberi bantuan agar warga dapat kembali menempati rumah mereka secara aman dan layak", jelasnya.
Kepala BPBD Sumenep Ach. Laily Maulidy menuturkan, tujuh rumah yang masuk kategori rusak besat di Desa Karduluk itu berdasarkan hasil asesmen sementara.
Sedangkan jumlah berdasarkan laporan yang masuk ke instansinya mencapai 29 bangunan.
Kalau total berdasarkan laporan yang masuk, rumah rusak berat di desa Karduluk ada 29 rumah. Tapi, data itu belum final, masih asesmen, ungkapnya.
Dia menuturkan, proses asesmen terus dilakukan sampai sekarang dan diprediksi berlanjut hingga tiga hari ke depan.
Menurutnya, lambatnya proses asesmen karena jumlah personel terbatas. "Tiga hari lagi baru bisa selesai asesmennya", tandasnya. (tif/bil)
Editor : Amin Basiri