SUMENEP, RadarMadura.id - Kapal Motor Penumpang (KMP) Dharma Bahari Sumekar (DBS) III yang semula dijadwalkan beroperasi awal Februari dipastikan molor.
Hingga kini, kapal milik BUMD PT Sumekar itu masih tertahan persoalan perizinan.
Plt Direktur Utama PT Sumekar Mohammad Ramli menyampaikan, pengoperasian kapal belum bisa dilakukan karena sejumlah izin belum terbit.
Di antaranya surat izin usaha perusahaan angkutan laut (SIUPAL) serta beberapa perizinan teknis lainnya.
”Masih menunggu itu. Insyaallah pertengahan bulan ini sudah keluar semua, karena memang perizinannya cukup banyak", ujarnya.
Ramli juga memastikan persoalan internal perusahaan yang sempat memicu konflik telah diselesaikan.
Dengan hadirnya manajemen baru, seluruh karyawan PT Sumekar kembali bekerja seperti biasa.
”Alhamdulillah, masalah itu sudah tuntas. Sekarang semua karyawan sudah masuk seperti biasanya", tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Sumenep Dadang Dedy Iskandar menyampaikan, KMP DBS III telah selesai menjalani docking.
Kapal tersebut sudah melalui berbagai perbaikan, mulai dari pengecatan ulang, pembenahan interior, hingga perbaikan mesin.
”Secara teknis kapal sudah siap berlayar, katanya.
Terkait anak buah kapal (ABK) yang sebelumnya mogok kerja, Dadang menyebut mereka telah menyatakan siap kembali bertugas.
"Mereka siap melayarkan kapal lagi. Kalau tidak siap, untuk apa kapal diperbaiki", tandasnya. (tif/han)
Editor : Amin Basiri