SUMENEP, RadarMadura.id – Empat dusun di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Sumenep diterjang hujan sangat deras dan disertai angin yang begitu besar. Akibatnya, sejumlah rumah mengalami kerusakan yang cukup parah.
Dalam video yang beredar di media sosial, warga desa setempat keluar dari rumah masing-masing menghindari amukan angin kencang tersebut. Warga mencari tempat aman sambil menangis histeris.
Atap beterbangan, dinding roboh, dan sejumlah perabot rumah tangga berserakan di berbagai sudut akibat sapuan angin yang datang secara tiba- tiba.
Tak hanya bangunan rumah, sejumlah sepeda motor milik warga juga ikut terdampak. Beberapa kendaraan ditemukan tergeletak dengan kondisi rusak setelah terseret dan tertimpa material bangunan.
Salah seorang warga setempat, Haby mengaku masih trauma atas adanya kejadian tersebut. "Anginnya sangat kencang, kami tidak sempat menyelamatkan apapun. Hanya bisa lari keluar rumah," katanya.
Empat dusun yang terdampak angin besar itu. Yakni, Dusun Reng-Perreng, Moralas, Berruh dan Dung Gadung. Musibah tersebut tidak hanya merusak rumah, tetapi juga merobohkan pohon dan tiang listrik di desa setempat.
Kepala Desa Karduluk Ahmad Faruq membenarkan adanya kejadian tersebut. "Iya, kejadiannya sekitar pukul 15.00 WIB. Banyak rumah warga yang terdampak," ungkapnya.
Dia menuturkan, wilayah yang paling parah melanda Dusun Reng-Perreng. "Kalau rumah yang terdampak belum dihitung. Tapi untungnya tidak ada korban jiwa dalan kejadian ini. Hanya kerugian material," tandasnya. (tif/dry)
Editor : Hendriyanto