SUMENEP, RadarMadura.is - Tahun lalu, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep gagal memenuhi target investasi.
Nilai investasi yang berhasil dikumpulkan yakni Rp 2.561.514.450.470 dari target investasi Rp 2,8 miliar.
Data yang diterima JPRM menunjukan jika rendahnya capaian nilai investasi dipicu di sektor migas menurun.
Pada 2024, nilai investasi dari sektor migas mencapai Rp 1.484.837.956.760. Pada 2025 hanya mencapai Rp 698.894.605.949.
Kepala Dinas DPMPTSP Sumenep Heru Santoso mengatakan, dirinya masih mempelajari berkenaan dengan potensi investasi di Kota Keris.
Sebab, dirinya baru menempati kantor DPMPTSP. ”Saya baru beberapa minggu bertugas di sini (DPMPTSP),” katanya.
Karena itu, Heru belum bisa menentukan berapa target investasi tahun ini.
Pihaknya perlu berkordinasi dengan bidang terkait. Pihaknya akan menkroscek terlebih dahulu.
”Jadi saya belum bisa menjelaskan banyak terkait investasi. Nati akan saya tanyakan ke kabid yang menanganinya,” tukasnya. (iqb/bil)
Editor : Amin Basiri