mutasi
SUMENEP, RadarMadura.id - Sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep hingga kini belum terisi.
Tercatat, masih ada lima jabatan eselon IIB yang kosong, yakni kepala inspektorat, kepala badan riset dan inovasi daerah (brida), serta tiga staf ahli.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep Benny Irawan mengatakan, pihaknya memang baru-baru ini telah melakukan mutasi jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama.
Namun, mutasi tersebut belum sepenuhnya mengisi kekosongan jabatan strategis di lingkungan Pemkab Sumenep.
”Masih ada lima jabatan eselon IIB yang kosong, yakni Kepala Brida, Inspektorat, dan tiga staf ahli, kata mantan kepala Brida Sumenep itu.
Benny memastikan, Pemkab Sumenep dalam waktu dekat akan melakukan pengisian kelima jabatan tersebut.
Prosesnya akan dilakukan sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku, secara transparan dan terbuka.
”Yang pasti, kami akan melakukan seleksi terbuka JPT pratama eselon IIB, ucapnya.
Menurut Benny, sebelum pengisian jabatan dilakukan, para calon akan menjalani proses asesmen.
Namun, bagi pejabat yang hasil asesmennya masih berlaku, tidak perlu mengikuti asesmen ulang.
”Kalau yang sudah dan hasil asesmennya masih berlaku, tidak perlu asesmen lagi, tegasnya.
Dia juga menegaskan bahwa Pemkab Sumenep tidak dibatasi waktu dalam melakukan mutasi jabatan, meskipun baru sepekan lalu telah dilakukan mutasi.
”Tidak ada jangka waktu mutasi. Yang penting ada rekomendasi dari BKN, tukasnya.
Benny mengaku, pihaknya telah mengajukan usulan pengisian lima jabatan JPT pratama tersebut ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Namun hingga kini, rekomendasi resmi dari BKN belum diterbitkan.
”Sudah kami ajukan pengisian lima JPT pratama ini, tinggal menunggu rekomendasi dari BKN, imbuhnya. (iqb/han)
Editor : Amin Basiri