Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

PD Sumekar Belum Setor PAD 2025

Amin Basiri • Selasa, 6 Januari 2026 | 06:50 WIB
SUMBER PAD: Sejumlah masyarakat melintas di depan Apotek Pangestu milik PD Sumekar di Jalan Dr Cipto, Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Senin(4/12).
SUMBER PAD: Sejumlah masyarakat melintas di depan Apotek Pangestu milik PD Sumekar di Jalan Dr Cipto, Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Senin(4/12).

SUMENEP, RadarMadura.id - Perusahaan Daerah (PD) Sumekar hingga sekarang belum menyetorkan pendapatan asli daerah (PAD) tahun anggaran 2025.

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Sumenep itu mengaku keterlambatan itu karena distribusi beras untuk alokasi Desember belum tuntas.

Direktur PD Sumekar Hendri Kurniawan menyampaikan, setoran PAD baru bisa dilakukan setelah proses distribusi beras tuntas.

Selama distribusi belum tuntas, pihaknya tidak bisa menghitung laba bersih yang menjadi dasar untuk menyetor PAD ke kas daerah. 

Dana untuk pembelian beras baru masuk ke PD Sumekar pada akhir Desember lalu, ujarnya. 

Selain itu, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN baru masuk ke PD Sumenep pada Rabu (31/12).

Hal ini juga menghambat realisasi program. Setelah TPP diterima, pihaknya baru melakukan pemesanan beras untuk didistribusikan ke penerima.

Nanti setelah pendistribusian beras rampung, baru kami akan melakukan perhitungan laba bersih.

Penghasilannya akan disetorkan sebagai PAD ke daerah. Pasti secepatnya kami setor, tandasnya. 

Terpisah, Anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari mendorong agar PD Sumekar lebih serius dalam menjalankan usahanya. Sehingga, sumbangan PAD lebih besar pada daerah. 

Harus lebih serius dalam menjalankan usahanya. Misalnya seperti apotek di dekat RSUD Moh. Anwar itu, jangan sampai kalah dengan apotek lain di Sumenep, pintanya. 

Juhari juga meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus mengevaluasi kinerja setiap BUMD agar lebih serius dalam mengelola usaha.

Jika ditemukan indikasi adanya ketidakseriusan, maka harus ditindak dengan tega. Adanya BUMD itu kan tujuannya untuk meningkatkan pendapatan daerah, tegasnya. (tif/bil)

Editor : Amin Basiri
#sumenep adalah #apotek #PD Sumekar #pad