MALANG, RadarMadura.id – Skuad Madura United (MU) pulang membawa satu poin berharga dari Stadion Kanjuruhan, Malang.
Laskar Sape Kerrap menahan imbang Arema FC 2-2 pada laga lanjutan BRI Super League, Selasa (23/12).
Hasil tersebut menjadi penanda karakter MU yang mulai terbentuk di bawah arahan Carlos Eduardo Parreira.
Sejatinya, tuan rumah membuka keunggulan lebih dulu melalui Muhammad Iksan Lestaluhu pada menit ke-37.
Namun, MU merespons dengan cepat. Luiz Marcelo Morais dos Rois alias Lulinha berhasil menyamakan kedudukan jelang turun minum, menit ke-43.
Gol itu lahir dari skema serangan rapi yang diakhiri penyelesaian dingin sang playmaker asal Brasil.
Ketajaman Laskar Sape Kerrap ditunjukkan di awal babak kedua. MU tampil lebih berani dan disiplin.
Tekanan yang dibangun berbuah gol kedua melalui Lulinha, membuat tim unggul 2–1 dan membungkam seisi stadion.
Arema FC tak tinggal diam. Iksan Lestaluhu kembali menjadi pembeda.
Menit ke-71, winger lincah itu mencetak gol keduanya lewat sepakan keras dari luar kotak penalti.
Skor kembali imbang 2-2 dan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih MU, Carlos Eduardo Parreira, menilai hasil tersebut sebagai cerminan progres tim.
Meski menghadapi lawan kuat di kandangnya, pemain menunjukkan spirit dan keberanian. Karena itu, dia mengaku bangga dengan performa pemain.
Parreira menegaskan, hasil imbang di Kanjuruhan memberi pelajaran penting bagi timnya.
”Kami masih membangun. Satu poin ini penting untuk kepercayaan diri dan langkah ke depan,” ungkap pelatih asal Brasil tersebut.
Sementara itu, Asisten Pelatih Arema FC, Andre Caldas, mengakui timnya harus berbenah.
Terutama, di sektor pertahanan. Menurut dia, MU memiliki kualitas yang baik. Meski sudah diantisipasi, namun masih ada detail yang harus dievaluasi.
”Secara keseluruhan, pemain sudah menampilkan permainan yang baik. Seperti saat kehilangan bola, seluruh pemain langsung memberikan tekanan kepada lawan. Mereka bisa menjaga keseimbangan antara transisi menyerang dan bertahan,” ucapnya. (afg/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti