SUMENEP, RadarMadura.id - Bantuan seragam siswa yang diampu Dinas Pendidikan (Dispendik) Sumenep hingga kini belum sepenuhnya tersalurkan.
Kondisi tersebut mendapat sorotan dari kalangan legislatif.
Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Samioeddin meminta agar bantuan seragam segera disalurkan kepada penerima setelah proses belajar mengajar di sekolah kembali normal.
Dia memaklumi keterlambatan penyaluran karena bertepatan dengan masa libur sekolah.
”Kalau sekolah sudah kembali aktif, harus langsung disalurkan, ujarnya.
Meski demikian, Samioeddin mengingatkan dispendik agar proses penyaluran dilakukan secara transparan dan tepat sasaran.
Dia berharap bantuan tersebut benar-benar diterima oleh peserta didik yang berhak.
”Kami berharap bantuan seragam itu bisa segera diterima oleh anak didik, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan, tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dispendik Sumenep Agus Dwi Saputra menjelaskan, sebagian besar seragam siswa telah selesai diproduksi.
Seragam untuk siswa SD disebut sudah rampung seluruhnya. Sedangkan seragam untuk siswa madrasah ibtidaiyah (MI) belum selesai sepenuhnya.
”Seragam siswa SD sudah selesai, meliputi celana dan baju sebanyak 4.942 set, serta 4.649 baju dan rok untuk siswi, terangnya.
Dia menambahkan, sebagian besar seragam siswa MI masih dalam proses pengiriman. Kontrak kerja sama dengan pihak rekanan dijadwalkan berakhir pada 29 Desember 2025.
Kontrak tersebut hanya mencakup pengadaan barang, sedangkan pendistribusian dianggarkan secara terpisah.
”Penyaluran tidak termasuk dalam anggaran Rp 3 miliar itu. Anggarannya berbeda, tandasnya. (tif/han)
Editor : Amin Basiri