SUMENEP, RadarMadura.id – Ratusan mahasiswa PGSD Universitas PGRI (UPI) Sumenep mengikuti bedah novel Perempuan Sejuta Kepahitan di aula kampus setempat kemarin (21/12).
Panitia menghadirkan Ketua Prodi PGSD UPI Sumenep Iwan Kuswandi selaku penulis buku dan wartawan Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Lukman Hakim AG sebagai narasumber.
Kisah May yang dipaparkan Iwan berhasil menyedot perhatian mahasiswa.
Emosi mereka terseret dalam kepahitan demi kepahitan yang dialami tokoh utama novel setebal 225 halaman tersebut.
Sebab, masalah dalam perjalanan hidup May sangat kompleks. Mulai ditinggal merantau kedua orang tuanya yang kemudian berpisah.
Lalu ditunangkan, dikhianati sahabat, diremehkan di tempat kerja, dituduh sebagai pembunuh, dicemooh karena tak kunjung punya anak, jadi rasan-rasan karena status janda setelah suami meninggal, dan masalah-masalah lain.
Sebagai dosen yang terbiasa meneliti, Iwan menulis novel ini juga tidak lepas dari riset.
Dia menyeberang ke beberapa pulau untuk menghasilkan novel tersebut.
”Novel ini saya persembahkan sebagai hadiah kepada istri,” ungkap suami Ilfiatul Marhamah itu disambut tepuk tangan peserta.
Sementara itu, Lukman Hakim AG mengapresiasi penerbitan novel Perempuan Sejuta Kepahitan tersebut. Sebab, di tengah kesibukan sebagai dosen, Iwan masih sempat menulis dan menerbitkan buku. Apalagi, Iwan memang akrab dengan penulisan biografi dan karya ilmiah.
Menurut Lukman, novel ini tidak hanya menyajikan kisah cinta.
Iwan juga membalut tema pendidikan, gender, soal, budaya, dan lain-lain. ”Selengkapnya baca novel ini. Tidak akan rugi,” ujarnya. (luq/jup)
Editor : Amin Basiri