SUMENEP, RadarMadura.id – MI An Najah 1 Karduluk menggelar Kemah Mandiri 2025 selama tiga hari, yakni mulai Selasa (16/12) hingga Kamis (18/12). Kegiatan itu sebagai upaya menanamkan nilai kedisiplinan dan kemandirian kepada peserta didik. Kegiatan kepramukaan tersebut diikuti sekitar 120 siswa dari kelas IV hingga VI.
Kemah mandiri ini tidak hanya menjadi ajang penguatan materi kepramukaan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter siswa sejak dini. Melalui kegiatan di alam terbuka, siswa dilatih untuk hidup mandiri, disiplin, serta mampu bekerja sama dalam kelompok.
Ketua Panitia Pelaksana Mohammad Ludfi menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai pembelajaran kehidupan bagi siswa. ”Selain belajar tentang kepramukaan, kemah mandiri ini diharapkan mampu mengajarkan anak tentang kedisiplinan dan kemandirian dalam menjalani kehidupan,” ujarnya.
Secara umum, pelaksanaan kegiatan berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Namun, hujan sempat turun sehingga sejumlah kegiatan harus dijeda. Panitia kemudian mengalihkan siswa ke ruang sekolah dan rumah warga sekitar untuk menjaga keamanan peserta.
Alumnus Universitas Al Amien (Unia) Prenduan itu menyatakan, kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan kemah selanjutnya. ”Untuk tahun depan, alas tenda akan diberi palet kayu. Tujuannya, meskipun hujan, bagian dalam tenda tetap kering,” jelasnya.
Sekretaris Panitia Zitqi menambahkan, melalui Kemah Mandiri 2025 ini, pihak sekolah berharap para siswa semakin giat dan bersemangat mengikuti kegiatan Pramuka. Juga, tumbuh menjadi pribadi yang kuat, disiplin, dan mandiri.
”Teruslah semangat dalam belajar. Kemah ini bukan sekadar bermain, tetapi pembelajaran tentang kedisiplinan dan kemandirian. Dengan semangat dan kesungguhan, semua cita-cita dapat diraih,” imbaunya. (han)
Editor : Hera Marylia Damayanti