Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Peduli Sesama, Kapolsek Lenteng Iptu Dovie Bawa Muati, Lansia yang Hidup Sebatang Kara Belanja Sembako

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 10 Desember 2025 | 14:24 WIB
PEDULI: Kapolsek Lenteng Iptu Dovie Eudy Zhendy bersama anggotanya mengajak Muati berbelanja ke minimarket di Kecamatan Lenteng, Senin (8/12). (DOVIE EUDY ZHENDY UNTUK JPRM)
PEDULI: Kapolsek Lenteng Iptu Dovie Eudy Zhendy bersama anggotanya mengajak Muati berbelanja ke minimarket di Kecamatan Lenteng, Senin (8/12). (DOVIE EUDY ZHENDY UNTUK JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Tindakan Kapolsek Lenteng Iptu Dovie Eudy Zhendy patut diapresiasi. Dia peduli terhadap warga lemah dan tidak mampu. Utamanya, warga lanjut usia (lansia) yang hidup sebatang kara.

Alumnus akademi polisi (Akpol) 2019 tersebut memantau wilayah kerjanya saat hujan Senin (8/12). Kegiatan yang dilaksanakan dengan melibatkan pihak kecamatan itu untuk memastikan situasi aman dari potensi bencana.

Saat jam menunjukkan pukul 15.00, Kapolsek kelahiran Kecamatan Gapura, Sumenep, itu menerima informasi adanya lansia yang tidak pernah mendapat perhatian berupa bantuan. Nenek tersebut bernama Muati.

Iptu Dovie langsung mengajak anggotanya menyambangi rumah nenek Muati itu di Desa Daramista. Rumah lansia itu terlihat sepi dan tidak terawat. Nenek Muati hanya mengenakan baju berwarna hitam dan sarung cokelat. Dia kebingungan saat rumahnya ditatangi polisi dan pejabat tingkat kecamatan.

Di sela-sela pertemuan itu, Muati diajak ke minimarket oleh Iptu Dovie untuk membeli kebutuhan hidupnya. Dia sempat keberatan saat diajak berbelanja. Alasannya, tak punya biaya.

Namun, setelah tahu pemenuhan kebutuhannya akan dibayarkan, Muati akhirnya berkenan berbelanja. Di minimarket dia memilih kebutuhan pokok. Mulai dari beras, minyak, roti, dan sebagainya.

Iptu Dovie Eudy Zhendy mengaku berinisiatif membantu nenek Muati karena kondisinya memprihatinkan. Dia hidup sebatang kara dan serba kekurangan. ”Awalnya hanya ingin mengecek lingkungan. Akhirnya, saya berinisiatif membawa nenek Muati ke minimarket untuk memilih sendiri kebutuhannya,” katanya.

Muati memang sempat canggung saat didatangi dirinya bersama anggotanya. Tapi, Dovie perlahan menjelaskan maksud dan tujuannya. ”Dia (nenek Muati) sangat terharu karena selama ini tidak ada yang membantunya. Apalagi sampai diajak ke minimarket untuk memilih sendiri,” ucapnya.

Dovie menambahkan, bantuan ini diberikan langsung sebagai wujud kepedulian dan kehadiran Polri serta pemerintah kecamatan di tengah masyarakat yang membutuhkan. ”Ke depan, nenek Muati akan tetap jadi pantauan pihaknya,” tukasnya. (iqb/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#sebatang kara #daramista #Kapolsek Lenteng #Iptu Dovie #kebutuhan pokok #Nenek Muati #Lansia #berbelanja