Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Legislatif: Riset Banjir Harus Hasilkan Solusi Nyata

Amin Basiri • Kamis, 13 November 2025 | 14:12 WIB
TEGAS: Anggota Komisi I DPRD Sumenep Hairul Anwar saat mengikuti rapat paripurna di kantor dewan.
TEGAS: Anggota Komisi I DPRD Sumenep Hairul Anwar saat mengikuti rapat paripurna di kantor dewan.

SUMENEP, RadarMadura.id - Persoalan banjir yang terus berulang setiap musim hujan di Kabupaten Sumenep harus mendapat perhatian serius.

Legislatif menekankan, riset yang dilakukan brida bekerja sama dengan ITS Surabaya harus mampu menghasilkan solusi nyata.

Anggota Komisi I DPRD Sumenep Hairul Anwar mengatakan, riset tersebut sangat penting untuk mengetahui akar persoalan banjir yang rutin melanda Kota Keris. Inisiatif ini sangat penting. Jadi, nantinya harus menghasilkan solusi nyata,” tegasnya.

Hairul menekankan, kolaborasi lintas sektor juga mutlak diperlukan agar riset bisa menyajikan temuan yang komprehensif.

Menurutnya, masalah banjir di Kota Keris cukup kompleks dan sudah terjadi sejak masa kolonial.

Pengumpulan data secara menyeluruh sangat diperlukan untuk menemukan akar permasalahan yang riil,” tambahnya.

Dia berharap riset ini bisa menjadi dasar kebijakan dan rekomendasi penanganan banjir yang berkelanjutan.

”Riset ini harus menjadi langkah solutif untuk menuntaskan persoalan banjir tahunan agar tidak terus terulang di Sumenep,” tegas Hairul.

Saat ini, Brida Sumenep bersama tim peneliti ITS tengah melakukan riset komprehensif selama 90 hari, yang dijadwalkan selesai akhir bulan ini. 

Penelitian difokuskan pada lima kawasan rawan genangan. Antara lain di Perumahan BSA, Perumahan Satelit, Jalan Sumoharjo, Jalan Agus Salim, Jalan Trunojoyo, Jalan dr Cipto, Jalan Didik Setia Budi, serta Desa Patean (Batuan), Desa Nambakor dan Muangan (Saronggi), serta Desa Sendir (Lenteng). (tif/han)

Editor : Amin Basiri