SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dan Wabup KH Imam Hasyim berhasil menorehkan banyak prestasi.
Sejak Januari hingga Oktober ini tercatat ada sembilan penghargaan yang diterima Pemkab Sumenep.
Antara lain, penghargaan Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) LHP atas LKPD TA 2024 dari BPK RI dan Anugerah Tokoh Inspirasi dari Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia atau SNKI (selengkapnya lihat grafis).
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, sejak awal dirinya bersama Wabup Kiai Imam berkomitmen bagaimana Sumenep ini semakin maju dan berkembang.
Berbagai program sudah dijalankan. Baik itu untuk peningkatan perekonomian, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat.
Dari hasil kerja keras itu, tahun ini pihaknya menerima banyak penghargaan. Hal itu menjadi bukti nyata jika program dan kebijakan yang dilakukan berjalan dengan baik. ”Penghargaan ini bagian dari hasil kerja kita semua dalam membangun Sumenep,” katanya.
Ketua DPC PDI Perjuangan itu menuturkan, penghargaan ini tidak terlepas dari dorongan dan peran serta banyak pihak. Baik itu sektor swasta, organisasi perangkat daerah (OPD), dan lainnya.
Karena itu, ke depan, sinergisitas lintas sektor tersebut harus terus dirawat dan dipertahankan.
”Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu dan menyukseskan program pemerintah. Utamanya, semua program yang bertujuan untuk kemakmuran masyarakat,” ujar Fauzi.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu menyampaikan, ke depan pihaknya akan berupaya mempertahankan agar Sumenep menjadi kabupaten yang kaya akan prestasi dan masyarakatnya sejahtera.
Juga Kota Keris yang ada di ujung timur Pulau Madura ini bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat dari luar. Baik dari segi potensi wisata dan kearifan lokalnya.
”Mari bersama-sama jaga Sumenep dan rawat potensi dan kekayaan alamnya,” ucap Fauzi.
Fauzi menuturkan, penghargaan bukan menjadi tujuan utamanya.
Akan tetapi, bagaimana agar kebijakan yang dijalankan bisa berdampak pada kesejahteraan dan kemamuran masyarakat Kota Keris. Penghargaan ini hanya sebagai pengakuan publik atas keberhasilan Sumenep yang perlu disyukuri.
Fauzi mengajak peran serta semua kalangan untuk membangun Sumenep lebih baik. Sebab, jika hanya mengandalkan pemerintah, jelas keinginan tersebut akan sulit terwujud.
Pemerintah, pengusaha, akademisi, masyarakat, dan lain sebagainya harus menyatukan semangat agar tujuan luhur itu lebih mudah diwujudkan.
”Ke depan kita semua harus terus bersinergi menjadikan Sumenep lebih baik. Kemudian, yang terpenting lagi, sinergisitas yang telah terjalin dengan baik ini harus terus kita rawat,” imbuh Fauzi. (iqb/han)
Editor : Amin Basiri