Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

DKKPP Sumenep Salurkan Bibit Jagung Unggul untuk 655 Poktan,  Komitmen Pemkab Bangun Ketahanan Pangan Daerah

Amin Basiri • Jumat, 31 Oktober 2025 | 16:30 WIB

FOKUS: Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid menyampaikan sambutan pada proses penyaluran bantuan benih jagung di Kantor BPP Kecamatan Manding, Senin (27/10). DKPP Sumenep
FOKUS: Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid menyampaikan sambutan pada proses penyaluran bantuan benih jagung di Kantor BPP Kecamatan Manding, Senin (27/10). DKPP Sumenep


SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep terus memperkuat komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan petani di wilayahnya. Salah satu upayanya dengan menyalurkan bantuan pertanian.

Sebanyak 655 kelompok tani (poktan) di Kabupaten Sumenep menerima bantuan bibit jagung unggul varietas RK 457.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid bersama Kapolres Sumenep AKBP Rivanda di kantor BPP Manding.

Chainur Rasyid menjelaskan, program tersebut merupakan wujud nyata perhatian Pemkab Sumenep terhadap para petani. Sehingga, mereka memiliki modal awal berkualitas dalam menyambut musim tanam.

”Bantuan ini memang sudah berlangsung dari dulu, dan saat ini momennya bagus karena beriringan dengan program swasembada pangan,” katanya.

Kadis yang akrab disapa Inung itu menuturkan, bibit jagung tersebut merupakan hasil usulan DKPP Sumenep kepada pemerintah pusat dan menjadi bagian dari strategi daerah dalam memperkuat sektor pertanian. Instansinya bekerja sama dengan PT Winmar sebagai penyedia untuk menjamin bibit berkualitas.

”Kami hanya mengirimkan nama-nama kelompok tani yang mau mengajukan benih jagung. Kemudian, begitu turun, kami panggil nama kelompok tani penerima,” jelasnya.

Kadis berkacamata itu menegaskan, dengan adanya program bantuan tersebut semakin menegaskan komitmennya dalam membangun ketahanan pangan daerah.

Selain itu juga dalam memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan sebagai fondasi pembangunan daerah.

”Kami harap bantuan ini betul-betul digunakan untuk ditanam, karena saat ini sudah memasuki musim tanam, agar para petani kembali melakukan aktivitasnya di tanaman pangan, khususnya jagung,” harapnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan memantau secara masif terhadap penanaman dan perkembangan bantuan benih tersebut. Sehingga, bantuan bibit ini benar-benar bisa meningkatkan produktivitas dan mendukung ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan para petani.

”Semoga petani semakin mandiri dan produktif guna mendukung ketahanan pangan. Selain itu, tentu saja diharapkan bisa meningkatkan pendapatan petani dari hasil jual panen jagung,” tandasnya. (tif/han)

Editor : Amin Basiri