Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Anggaran Pengadaan Koleksi Buku Perpusda Ngendon

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 29 Oktober 2025 | 16:52 WIB
FOKUS: Petugas Disperpusip Sumenep berada di perpustakaan daerah, Jumat (8/8). (MOH. LATIF/JPRM)
FOKUS: Petugas Disperpusip Sumenep berada di perpustakaan daerah, Jumat (8/8). (MOH. LATIF/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Sumenep mendapat kucuran anggaran pengadaan koleksi buku. Nilainya mencapai puluhan juta. Namun, dana tersebut belum dibelanjakan.

Kepala Disperpusip Sumenep Rudi Yuyianto menyatakan, dana pengadaan koleksi buku perpusda awalnya Rp 100 juta. Namun, setelah perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P-APBD), nilainya berkurang menjadi Rp 60 juta.

Rudi mengakui anggaran pengadaan koleksi buku perpusda belum dibelanjakan. Dia berdalih proses perencanaannya belum tuntas. ”Akhir bukan ini insyaallah sudah direalisasikan,” ujarnya Senin (27/10).

Anggaran pengadaan koleksi perpusda tersebut difokuskan untuk penambahan buku konvensional. Sebab, koleksi buku digital yang dimiliki Perpustakaan Daerah Jawa Timur (Perpusda Jatim) dan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) sudah sangat lengkap. Apalagi sudah dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.

”Jadi tidak perlu lagi melakukan pengadaan buku elektronik,” jelasnya.

Mantan kepala BPPKA Sumenep itu menambahkan, masih banyak koleksi buku yang belum tersedia di perpusda. Utamanya, bahan literasi yang menjadi kebutuhan masyarakat. ”Koleksinya di perpusda masih minim,” ujarnya.

Terpisah, anggota Komisi IV DPRD Sumenep Sami’oeddin meminta program pengadaan buku tersebut segera direalisasikan. Tujuannya, agar ketersediaan bahan bacaan di perpusda semakin lengkap. ”Terutama untuk memfasilitasi pelajar dan mahasiswa,” tegasnya.

Disperpusip harus dapat memaksimalkan anggaran yang sudah disediakan. Yakni, harus dibelanjakan buku yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Agar pengadaan koleksi perpusda yang dilakukan tidak sia-sia.

”Disperpusip juga harus berinovasi untuk menarik pengunjung datang ke perpustakaan,” tandasnya. (tif/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#koleksi buku #perpusda #dana #pengadaan buku #Disperpusip