Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

DKUPP Sumenep: Mayoritas KDMP Tak Aktif, Faktor SDM dan Modal Jadi Kendala 

Hera Marylia Damayanti • Senin, 27 Oktober 2025 | 19:11 WIB
BEROPERASI: Petugas berjaga di KDMP Desa Sokarame Paseser, Kecamatan Nonggunong, Kepulauan Sapudi, Jumat (17/10). (DKUPP UNTUK JPRM)
BEROPERASI: Petugas berjaga di KDMP Desa Sokarame Paseser, Kecamatan Nonggunong, Kepulauan Sapudi, Jumat (17/10). (DKUPP UNTUK JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Terdapat 334 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Sumenep. Namun, hanya 10 yang aktif menjalani kegiatan usaha. Sedangkan 324 KDMP lainnya mati suri.

Kabid Perizinan, Kelembagaan, Pengawasan dan Pemeriksaan DKUPP Sumenep Hairil Iskandar menyatakan, jumlah koperasi yang aktif didapat berdasarkan informasi yang dikumpulkan lembaganya. Sebab, pihaknya belum memastikan ke lapangan.

”Data itu mentah ya, itu hanya berdasarkan informasi,” ujarnya.

Salah satu penyebab banyaknya KDMP yang tidak beroperasi disebabkan masalah sumber daya manusia (SDM). Sebab, pengurus KDMP tidak berpengalaman mengelola koperasi, sehingga masih banyak yang kebingungan.

Selain itu, banyak KDMP yang tidak beroperasi juga karena kendala modal. ”Jadi kalau simpanan wajibnya kecil, ada yang Rp 10.000 atau Rp 5.000, lalu itu dikumpulkan dari anggota yang sedikit, otomatis modal sendiri dari koperasi minim,” katanya.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari meminta DKUPP proaktif dalam melakukan pembinaan terhadap KDMP yang tidak aktif. Program pemerintah pusat itu tidak boleh gagal karena kinerja pemkab yang cenderung pasif.

”Program ini harus kita sukseskan di Sumenep dan DKUPP bertanggung jawab atas hal itu,” pintanya. (tif/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#KDMP #Tidak Aktif #kendala #Koperasi #komisi ii #sdm #DKUPP Sumenep #modal