Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

LPM Retorika UPI Sumenep Gelar Diklat Jurnalistik Tingkat Dasar, Angkat Isu Independensi Pers Mahasiswa

Hasan Bashri • Minggu, 26 Oktober 2025 | 01:54 WIB

 

FOKUS: Para Peserta DJTD LPM Retorika UPI Sumenep mendengarkan penyampaian salah satu pemateri.
FOKUS: Para Peserta DJTD LPM Retorika UPI Sumenep mendengarkan penyampaian salah satu pemateri.

SUMENEP, MediaRetorika.com — Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Retorika Universitas PGRI (UPI) Sumenep resmi membuka kegiatan Diklat Jurnalistik Tingkat Dasar (DJTD) 2025 di Aula Lantai III kampus setempat, Jumat (24/10/2025). Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari, hingga Minggu (26/10/2025).

DJTD 2025 mengusung tema “Independensi Pers Mahasiswa di Era Represi Penguasa”, yang mencerminkan semangat kritis dan sikap mandiri mahasiswa dalam dunia jurnalistik.

Rektor UPI Sumenep, Asmoni, mengapresiasi tema yang diangkat panitia. Ia menilai, tema tersebut relevan dengan situasi kebebasan pers saat ini.

“Tema ini bagus, jiwa muda saya terasa kembali,” ujar Asmoni dalam sambutannya.

Sementara itu, Ahmad Jaylani, Wakil Presiden Mahasiswa UPI Sumenep, menyampaikan kebanggaannya bisa kembali terlibat dengan kegiatan pers mahasiswa.

"Sebelum menjabat di Badan Eksekutif Mahasiswa, saya aktif di LPM. Saya bangga menjadi bagian dari keluarga besar Retorika,” tuturnya.

Pimpinan Umum LPM Retorika, Ach. Zainuddin, melaporkan bahwa DJTD 2025 diikuti oleh 78 peserta dari berbagai program studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Ia menilai capaian tersebut sebagai hasil kerja keras panitia dalam proses rekrutmen anggota baru.

“Saya tegaskan, LPM tidak membutuhkan banyak anggota, tapi membutuhkan komitmen bersama,” kata Zainuddin.

Zen, sappaan akrabnya, juga menekankan pentingnya menjaga independensi pers mahasiswa sebagai bagian dari ekosistem pers nasional.

“Pers mahasiswa yang baik adalah yang mampu menjaga independensinya. Kita memiliki peran dan tanggung jawab yang sama dengan pers umum,” ujarnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa LPM Retorika bukan sekadar wadah organisasi, melainkan ruang pengembangan diri bagi mahasiswa yang ingin serius berproses di bidang jurnalistik.

“LPM bukan tempat bagi yang malas belajar atau berproses. Saya harap kalian semua mengikuti kegiatan ini sampai tuntas agar hasilnya tidak setengah- setengah,” pungkasnya.

Kegiatan DJTD 2025 menghadirkan lima materi utama, yakni Jurnalistik Dasar, Ke-PPMI-an, Konten Kreatif, Desain Grafis, dan Public Speaking. Seluruh materi disusun untuk memperkuat kapasitas calon anggota baru LPM Retorika dalam menghadapi tantangan media di era digital. (***/hasan)

 

Editor : Hasan Bashri
#jurnalistik #DJTD #jurnalis #mahasiswa #upi #LPM Retorika #Universitas PGRI Sumenep #diklat