Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Revitalisasi Pasar Anom Belum Digarap

Amin Basiri • Senin, 6 Oktober 2025 | 08:18 WIB
PUSAT EKONOMI MASYARAKAT: Warga beraktivitas di Pasar Anom Baru Sumenep Minggu (7/10).
PUSAT EKONOMI MASYARAKAT: Warga beraktivitas di Pasar Anom Baru Sumenep Minggu (7/10).

SUMENEP, RadarMadura.id – Proyek revitalisasi Pasar Anom Baru dimenangkan CV Adhima Group.

Namun, proyek yang melekat di Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep tersebut belum dikerjakan. 

Kabid Perdagangan DKUPP Sumenep Idham Halil mengakui proyek revitalisasi pasar terbesar di Kota Keris tersebut belum dimulai.

Namun, dia mengeklaim sebagian material sudah disiapkan, karena sifatnya pabrikasi

"Kalau pembesian dikerjakan di luar, jadi tinggal membawa jadinya ke lokasi," ujarnya kemarin (5/10).

Dia mengakui papan informasi proyek belum terpampanf di lokasi pengerjaan. Namun, akan dipasang Selasa (7/10).

Proyek itu baru bisa dikerjakan lantaran proses perencanaannya membutuhkan waktu yang cukup lama. 

 "Tapi jangka waku pengerjaannya cukup lama, sekitar dua bulan. Insyaallah selesai tepat waktu," jelasnya.

Pedagang akan direlokasi mulai hari ini, (6/10). Sebab, sebagian material akan didatangkan.

Pihaknya mengeklaim telah melakukan sosialisasi kepada pedagang yang akan direlokasi.

"Rencana kami, mulai besok (hari ini) pedagang sudah dipindahkan. Sebagian ada yang dipindahkan ke depan blok sayur, sebagian lainnya ke area pasar bagian barat," terangnya.

Idham menambahkan, proyek fisik itu awalnya dianggarkan Rp 1,1 miliar.

Namun, karena terdampak efisiensi, menyusut menjadi Rp 818.999.999.

Anggaran tersebut diproyeksikan untuk merevitalisasi 20 kios di blok sayur.

"Itu cuma pembuatan kios sederhana. Jumlahnya sekitar 20 kios, tapi itu tergantung nanti," tandasnya.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep Rasidi mendesak proyek tersebut segera dilaksanakan.

Sebab, sudah memasuki akhir tahun. Dia juga meminta agar rekanan memperhatikan kualitas proyek.

"Kualitas proyek harus dipastikan kualitasnya, dan proses pengerjaannya harus tepat waktu," tegasnya. (tif/jup) 

Editor : Amin Basiri