SUMENEP, RadarMadura.id – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mendorong percepatan pengaktifan sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan pos ronda di tingkat RT/RW.
Itu sebagai bentuk komitmennya dalam menindaklanjuti surat edaran (SE) Mendagri pada 3 September lalu.
Untuk merealisasikan komitmennya, bupati mengadakan rakor bersama wakil bupati (Wabup), Kapolres, Dandim, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Juga ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep.
SE Mendagri itu bernomor 300.1.4/e.1/BAK tentang peningkatan peran satlinmas dalam penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (trantibumlinmas).
Salah satu poin penting dalam SE tersebut adalah pengaktifan kembali siskamling dan pos ronda di tingkat RT/RW.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, pihaknya sengaja mengadakan rakor dengan berbagai pihak.
Dikatakan, untuk menindaklanjuti SE Mendagri, tidak bisa hanya mengandalkan pemkab. Tapi, juga butuh peran serta semua kalangan.
”Kita sudah rapat dengan semua stakeholder. Ada Kapolres, Dandim, Kapolsek, Danramil, bhabinkamtibmas, babinsa, hingga kepala desa.
Kita menargetkan seluruh desa sudah menjalankan siskamling paling lambat 31 Oktober,” katanya.
Fauzi menuturkan, pihaknya akan menggelar rakor lanjutan untuk membahas terkait teknis operasional di lapangan. Meski siskamling bukan program baru, tapi dibutuhkan penyesuaian-penyesuaian di era kekinian.
Dijelaskan, siskamling perlu diaktifkan karena sangat menunjang terciptanya keamanan dan kondusivitas sosial di setiap desa/kelurahan.
”Harapannya, masyarakat ikut aktif seperti zaman dulu. Tujuannya, supaya aspek keamanan tercipta, sekaligus menjaga kondusivitas sosial di setiap desa/kelurahan,” ulasnya.
Sekadar diketahui, SE Mendagri sendiri menekankan tiga poin penting. Yakni, peningkatan peran satlinmas dalam menjaga ketertiban, kewaspadaan dini melalui aktivasi siskamling. Juga, mekanisme pelaporan berbasis digital lewat Sistem Informasi Manajemen Perlindungan Masyarakat (SIM Linmas). (iqb/yan)
Editor : Amin Basiri