SUMENEP, RadarMadura.id – Tender proyek rekonstruksi revitalisasi Pasar Anom Baru Sumenep hampir rampung. Dari 15 kontraktor yang mengikuti lelang, CV Adhima Group ditetapkan sebagai pemenang. Saat ini memasuki masa sanggah.
Rekanan asal Jalan Trunojoyo, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, itu menawar Rp 656.474.813,61. Sedangkan tiga rekanan lainnya yang juga melakukan penawaran dinyatakan tidak lolos. Yakni, CV Sumber Emas, CV Amour, dan CV Putra Elang.
Fungsional Pengadaan Barang dan Jasa LPSE Sumenep Hanny Agus Andrian membenarkan jika pemenang tender untuk proyek revitalisasi pasar tersebut sudah ditetapkan. Meski begitu, tahapannya belum selesai. Sebab, masih masuk masa sanggah.
”Kalau tidak ada yang melakukan sanggahan. Maka, CV Adhima Group akan menjadi pemenang tender,” katanya Rabu (24/9).
Hanny menambahkan, yang melakukan penawaran proyek tersebut memang cukup banyak. Namun, setelah dikroscek, mereka tidak memenuhi persyaratan. Sehingga, tidak bisa diloloskan sebagai pemenang.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep Idham Halil menyampaikan, proyek tersebut akan segera digarap. Saat ini sudah memasuki masa sanggah.
Idham menjelaskan, proyek fisik tersebut pada awalnya dianggarkan Rp 1,1 miliar. Namun, karena terdampak efisiensi, akhirnya menyusut menjadi Rp 818.999.999. Anggaran tersebut diproyeksikan untuk merevitalisasi 20 kios di blok sayur.
”Kami sudah menyosialisasikan pada pedagang melalui kepala pasar mengenai revitalisasi itu. Sebab, para pedagang harus dipindah selama proses pengerjaan,” jelasnya.
Menurutnya, proses pengerjaan nantinya akan memakan waktu sekitar empat bulan. Para pedagang dipastikan akan dipindah. Akan tetapi, tetap berada di area blok sayur. ”Di sana ada beberapa kios yang ditempati, jadi kita pinjam dulu,” ujarnya.
Anggota Komisi II DPRD Sumenep Rasidi menegaskan, rekam jejak pemenang tender harus baik. Pihaknya tidak menginginkan terjadi masalah di kemudian hari.
”Pastikan rekanan pelaksana yang memenangkan tender memiliki kinerja yang cukup bagus,” pintanya. (tif/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti