Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Anggaran Pemeliharaan Museum di Kabupaten Sumenep Capai Ratusan Juta

Amin Basiri • Selasa, 2 September 2025 | 15:36 WIB
WARISAN BUDAYA: Museum Keraton Sumenep yang berlokasi di Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota.
WARISAN BUDAYA: Museum Keraton Sumenep yang berlokasi di Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota.

SUMENEP, RadarMadura.id– Museum Keraton Sumenep setiap tahunnya menguras anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang tidak sedikit.

Buktinya, tahun ini saja pemerintah kabupaten mengalokasikan anggaran Rp 351.300.040 untuk pemeliharaan. 

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep Mohamad Iksan.

Menurut dia, setiap tahun pihaknya melakukan pemeliharaan rutin museum. 

Baca Juga: Realisasi RTLH di Sumenep Bergantung pada Empat Toko

Tahun ini, anggaran yang dialokasikan cukup besar. Sebab, banyak item yang perlu segera diperbaiki.

Iya, tahun ini memang dialokasikan sekitar Rp 300 juta lebih, katanya.

Menurut dia, dana ratusan juta itu akan dipergunakan untuk perbaikan sejumlah fasilitas dalam museum.

Antara lain, rehabilitasi bangunan Kantor Raja, bangunan Penyepen, dan bangunan Museum Keraton. 

”Semacam penggantian genting yang bocor, plafon yang rusak, perbaikan Taman Sare, dan sebagainya, ucap pejabat yang akrab disapa Iksan itu. 

Iksan menuturkan, untuk proses perbaikannya saat ini tengah berlangsung.

Satu atau dua bulan lagi diprediksi perbaikan selesai. Kan sudah ada rekanan yang ditunjuk untuk mengerjakan, ujarnya.

Iksan menambahkan, perbaikan atau pemeliharaan museum tersebut memang sangat penting.

Sebab, ini merupakan peninggalan sejarah yang perlu dirawat. Ini kan merupakan objek wisata, jadi harus kita optimalkan perawatannya, imbuhnya.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Sumenep Samioeddin mengatakan, perbaikan museum itu memang perlu terus dilakukan.

Namun, dirinya mengingatkan agar dalam melakukan perbaikan tersebut jangan sampai mengubah apa yang sudah menjadi peninggalan sejarah.

Memperbaiki boleh, yang terpenting nilai sejarah harus terus dipertahankan.

Yang paling utama lagi anggaran yang disediakan itu benar-benar dipergunakan dengan baik, katanya. (iqb/han)

Editor : Amin Basiri
#anggaran #sumenep #museum