SUMENEP, RadarMadura.id – Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar menyatakan kesiapannya untuk menjadi pengelola kas Koperasi Desa Merah Putih melalui sistem rekening bank.
Hal itu sejalan dengan inisiatif Pemkab Sumenep untuk memperkuat tata kelola keuangan desa.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar menyatakan, pihaknya siap menjadi mitra strategis kopdes merah putih dalam mengelola keuangan secara profesional.
Menurutnya, dengan jaringan kantor yang menjangkau seluruh kecamatan, BPRS akan mampu memberikan layanan yang mudah diakses oleh koperasi.
"Alhamdulillah, pemerintah daerah melalui dinas koperasi mendorong BUMD perbankan seperti kami untuk terlibat dalam pengelolaan kas kopdes merah putih, kami tentu sangat mendukung," terangnya.
Dia menilai kerjasama tersebut akan memperkuat sinergi antara lembaga keuangan.
Termasuk, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Bank Pembangunan Daerah (BPD), dan BPRS Bhakti Sumekar.
"Kolaborasi ini diharapkan dapat memaksimalkan keberhasilan program pemerintah yang berorientasi pada kemandirian ekonomi desa," tuturnya.
Fajar menjelaskan, selain pengelolaan kas, BPRS juga menawarkan pendampingan menyeluruh bagi koperasi, mulai dari perencanaan, pengelolaan, hingga, pelaporan keuangan.
Menurutnya, semua proses akan mengikuti standar profesional perbankan syariah yang telah diterapkan BPRS.
"Kami siap memberikan asistensi agar pengelolaan keuangan koperasi menjadi akuntabel, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan," jelasnya. (tif/han)
Editor : Amin Basiri