SUMENEP, RadarMadura.id - Perjalanan Jawa Pos Radar Madura (JPRM) memasuki babak baru. Tongkat estafet kepemimpinan di pucuk redaksi kini resmi berpindah tangan.
Moh Subhan ditunjuk sebagai Pemimpin Redaksi (Pemred), menggantikan Luqman Hakim yang kini dipercaya memimpin Kepala Biro Sumenep.
Bagi Subhan, jabatan ini bukan sekadar posisi strategis, melainkan juga amanah besar. Sebelumnya, dia dikenal sebagai Kepala JPRM Biro Pamekasan yang piawai menggerakkan tim liputan. Kini, tugas barunya lebih luas dengan mengawal keseluruhan arah redaksi JPRM.
Sementara itu, Luqman yang sebelumnya menakhodai redaksi, memulai babak baru di Kota Keris. Dia dipercaya sebagai Kepala JPRM Biro Sumenep.
Peran ini sekaligus menjadi kesempatan baginya untuk membangun jaringan, menguatkan tim, serta menghadirkan warna baru di wilayah ujung timur Madura itu.
Di sisi lain, kekosongan di Biro Pamekasan tak dibiarkan berlarut. Wakil Kepala JPRM Biro Pamekasan Moh Ali Muhsin ditunjuk sebagai pejabat sementara (Pj) Kepala Biro.
Dia diharapkan mampu menjaga ritme kerja perusahaan hingga penunjukan definitif dilakukan.
Subhan menuturkan, dirinya siap mengemban tanggungjawab baru tersebut.
”Bagi saya, ini amanah besar. Saya akan berusaha menguatkan soliditas redaksi dan terus menjaga kualitas berita agar JPRM tetap dipercaya publik,” ungkapnya penuh keyakinan.
Dia menekankan pentingnya adaptasi dalam kepemimpinan baru. Baginya, setiap perubahan pasti menghadirkan tantangan.
Namun, dia percaya bahwa dengan kerja sama tim yang kuat, JPRM bisa terus tumbuh dan semakin relevan di tengah masyarakat.
Baca Juga: Peserta Lomba Mewarnai Meningkat Drastis
Luqman juga menyampaikan optimismenya menjalani tugas di Kota Keris.
”Biro Sumenep punya potensi besar, baik dalam sisi berita mau pun pengembangan jaringan. Saya ingin menghadirkan warna baru sekaligus memperkuat posisi JPRM di sana,” ucapnya.
Luqman juga menilai bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika yang sehat. Dia meyakini bahwa penyegaran posisi itu penting untuk dilakukan.
Pria kelahiran Sumenep itu melihat kondisi tersebut bukan perpisahan, melainkan pembagian peran untuk memperkuat JPRM secara menyeluruh.
Direktur JPRM Abdul Aziz menyampaikan apresiasi kepada keduanya. Dia menyebut pergantian itu sebagai bentuk penyegaran yang penting untuk masa depan perusahaan. Dia mengucapkan selamat kepada Subhan dan Luqman.
Dia menegaskan, perusahaan butuh darah baru untuk terus berlari ke depan. Aziz menambahkan, rotasi jabatan harus dimaknai secara positif.
”Ini bukan sekadar pergeseran posisi, melainkan langkah strategis untuk melahirkan tantangan baru. Saya percaya, keduanya mampu memberi kontribusi terbaik bagi JPRM dan masyarakat pembaca,” pungkasnya. (afg/yan)
Editor : Hendriyanto