Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Semarak dan Guyub, Warga Kampung Pocang Timur Sukses Gelar Peringatan HUT Ke-80 RI dengan Biaya Swadaya

Hendriyanto • Senin, 18 Agustus 2025 | 16:50 WIB

SEMARAK: Ibu-ibu di di Kampung Pocang Timur, Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng, Sumenep mengikuti lomba memeriahkan HUT Ke-80 RI.
SEMARAK: Ibu-ibu di di Kampung Pocang Timur, Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng, Sumenep mengikuti lomba memeriahkan HUT Ke-80 RI.

SUMENEP, RadarMadura.id - Tuntas sudah rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Republik Indonesia di Kampung Pocang Timur, Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng, Sumenep. Kegiatan itu diakhiri dengan pemberian hadiah kepada para pemenang lomba pada Sabtu (16/8) malam.

Rangkaian kegiatan diawali dengan musyawarah para pemuda sebagai persiapan. Musyawarah itu menghasilkan kesepakatan untuk menyemarakkan peringatan HUT Ke-80 RI dengan biaya swadaya masyarakat.

Kesepakatan itu, antara lain, membuat bendera dan umbul-umbul untuk dipasang di sepanjang jalan utama Kampung Pocang Timur. Banyaknya tukang jahit di kampung ini memungkinkan untuk memproduksi sendiri bendera dan umbul-umbul sesuai kebutuhan.

Kemudian dilanjutkan kerja bakti bersih-bersih rumput di jalan utama. ”Sayang jalannya sudah rusak. Andai jalannya bagus pasti tambah keren,” ujar Hakim, salah seorang warga.

Baca Juga: BPRS Teguhkan Semangat Persatuan Rayakan HUT Kemerdekaan dengan JJS

Kegiatan paling semarak adalah beberapa lomba yang digelar sejak Selasa (12/8) hingga Jumat (15/8). Lomba yang dipusatkan di taneyan lanjang itu diikuti anak-anak, remaja, dan dewasa baik laki-laki maupun perempuan.

Tepuk tangan, tawa, dan sorak-sorai mewarnai selama lomba berlangsung. Seperti ketika lomba menyunggi tampah peserta pria dewasa mengundang tawa penonton. Begitu pula ketika peserta ibu-ibu berebut menjadi pemenang lomba balap kelereng, pasang baju, dan makan kerupuk.

Semangat warga mengikuti lomba bukan karena hadiah yang disiapkan panitia. Mereka semangat karena gembira bersama sekaligus untuk menjaga kebersamaan antarwarga.

MERDEKA: Warga Cangkreng, Lenteng mengibarkan bendera hasil jahitan tukang jahit warga setempat.
MERDEKA: Warga Cangkreng, Lenteng mengibarkan bendera hasil jahitan tukang jahit warga setempat.

”Jika diuangkan, hadiahnya memang tidak mahal, tapi tetap bermanfaat,” tutur Busaki. Sebab, kata dia, hadiah untuk pemenang berupa snack, sabun cuci piring, kopi, garam, dan lain-lain.

Setelah lomba, dilanjutkan doa bersama pada Sabtu (16/8) malam. Selain pembacaan tahlil, kegiatan malam itu juga diisi dengan orasi kebangsaan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Tanwirul Hija Cangkreng KH A. Dumairi Asy’ari.

Baca Juga: Motif Pembunuhan Balita Tak Terungkap, Penyidik Polres Bangkalan Agendakan Pemeriksaan Kejiwaan Pelaku

Selain mengungkapkan sejarah singkat Indonesia, dia juga menekankan arti penting pendidikan. Menurut dia, kemajuan suatu daerah bisa dicapai jika masyarakatnya berpendidikan.

Karena itu, Kiai Dumairi mendorong masyarakat Pocang Timur terus menimba ilmu. Terutama generasi muda sebagai penerus bangsa.

”Kegiatan positif seperti ini pasti diingat oleh anak-anak ini,” katanya sambil menunjuk anak-anak yang duduk mengikuti doa bersama.

Setelah doa bersama dilanjut makan bareng dengan beragam menu sebagai bentuk keberagaman. Sebab, hidangan malam itu dibawa oleh setiap warga dari rumah masing-masing. (luq)

Editor : Hendriyanto
#Cangkreng #sumenep #HUT ke-80 #lomba #agustusan #lenteng