Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pembinaan Koperasi di Sumenep Terganjal Anggaran

Amin Basiri • Selasa, 5 Agustus 2025 | 17:16 WIB
Ilustrasi gambar kantor DKUPP Sumenep
Ilustrasi gambar kantor DKUPP Sumenep

SUMENEP, RadarMadura.id– Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep mengeklaim tidak memiliki anggaran untuk melakukan pendampingan terhadap Koperasi Merah Putih.

DKUPP sedang mengusulkan dalam pembahasan APBD Perubahan.

Kepala DKUPP Sumenep Moh. Ramli menyampaikan, proses pembinaan belum bisa dilakukan.

Sebab, dari APBD murni tidak ada anggaran untuk pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) koperasi. Selain itu juga karena faktor geografis.

Ramli menuturkan, pihaknya sedang mengusulkan anggaran untuk Koperasi Merah Putih dalam pembahasan APBD perubahan tahun ini.

Meski begitu, pihaknya meminta pengelola koperasi agar mandiri dalam urusan permodalan dan tidak bergantung pada bantuan dan pinjaman.

”Kalau soal modal, tidak harus menunggu kucuran, apalagi kucuran dananya pinjaman,” katanya.

Menurutnya, pengelola koperasi tidak boleh memiliki pola pikir soal modal harus menunggu bantuan dari luar.

”Soal modal usaha itu jangan menunggu kucuran dana, apalagi dananya masih bersifat pinjaman,” ujarnya. 

Dia menuturkan, koperasi bisa memanfaatkan sumber internal seperti simpanan pokok, simpanan wajib, dan dana sah lainnya dari anggota.

”Bisa dengan modal sendiri lewat sumber simpanan pokok, simpanan wajib, dan sumber-sumber lain yang sah dari anggotanya,” tuturnya.

Menurutnya, hal itu akan disosialisasikan secara bertahap, salah satunya dengan pertemuan secara daring.

”Pemahaman tentang permodalan koperasi secara mandiri, secara bertahap akan disosialisasikan, salah satunya melalui Zoom Meeting,” tutupnya. (tif/luq)

Editor : Amin Basiri
#DKUPP #anggaran #Koperasi