SUMENEP, RadarMadura.id – PT BPRS Bhakti Sumekar Perseroda intens menyosialisasikan BBS Sekolah sebagai solusi digital yang aman dan transparan. Masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya kasus tabungan pelajar yang bermasalah.
Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar Perseroda Hairil Fajar menjelaskan, aplikasi BBS Sekolah bukan hanya alat untuk menabung, melainkan sebuah platform literasi keuangan yang dikenalkan sejak dini. Program tersebut menggunakan sistem digital. Karena itu, siswa tidak perlu lagi menyetor uang kepada pihak sekolah secara manual.
Program ini menjadi jawaban atas keresahan para orang tua. Sehingga, mereka kini bisa memantau langsung tabungan anak tanpa khawatir ada penyalahgunaan dana.
”BBS Sekolah ini terus kami dorong ke semua sekolah agar kasus-kasus yang pernah terjadi tidak terulang lagi. Karena semuanya sudah tercatat dan bisa dicek langsung,” katanya Jumat (1/8).
Pelajar dari semua jenjang pendidikan, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA menjadi sasaran utama dari program ini. Tujuannya, untuk menanamkan kesadaran menabung sejak dini dalam bentuk yang lebih modern dan efisien.
Setiap melakukan kunjungan sosialisasi dilakukan bersama tim edukasi keuangan. Para pelajar dikenalkan cara penggunaan aplikasi, sekaligus diedukasi soal pentingnya mengelola uang secara bertanggung jawab.
PT BPRS Bhakti Sumekar Perseroda juga melibatkan guru dan wali kelas dalam proses implementasi. Sekolah didorong menjadi mitra aktif dalam membentuk budaya menabung yang sehat dan aman di lingkungan pelajar.
Hairil menambahkan, dalam melakukan sosialisasi pihaknya tidak hanya menyentuh ranah teknis, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai syariah sebagai dasar pengelolaan keuangan. Hal itulah yang menjadi pembeda BBS Sekolah dari program sejenis lainnya.
”Kami menginginkan BBS Sekolah ini menjadi gerakan bersama untuk menghapus kekhawatiran orang tua dan mencetak generasi cerdas secara finansial,” harap Hairil Fajar. (tif/luq)
Editor : Hera Marylia Damayanti