Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

DKUPP Sumenep: Proyek Revitalisasi Pasar Anom Baru Makan Waktu 4 Bulan

Hera Marylia Damayanti • Senin, 21 Juli 2025 | 17:45 WIB
LANDAI: Sejumlah warga sedang beraktivitas di area Pasar Anom Baru Sumenep yang terletak di Jalan Trunojoyo, Sabtu (19/7). (MOH. LATIF/JPRM)
LANDAI: Sejumlah warga sedang beraktivitas di area Pasar Anom Baru Sumenep yang terletak di Jalan Trunojoyo, Sabtu (19/7). (MOH. LATIF/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Perencanaan proyek revitalisasi Pasar Anom Baru Sumenep saat ini sedang berproses. Di sisi lain, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep telah menyosialisasikan hal itu kepada pedagang. Harapannya, agar proses relokasi pedagang tidak menyisakan polemik.

Kabid Perdagangan DKUPP Sumenep Idham Halil mengatakan, perencanaan proyek tersebut hingga saat ini diakui memang belum selesai.

”Meski demikian, tender proyek tersebut akan dipercepat agar pengerjaannnya tidak molor,” katanya.

Idham menerangkan, nantinya akan ada sekitar 10–20 pedagang yang akan terdampak dari proyek tersebut. Karena itu, pedagang harus dipindah ke tempat lain.

”Proyek renovasi blok sayur sudah disosialisasikan kepada para pedagang melalui kepala pasar,” jelasnya.

Menurutnya, pengerjaan proyek revitalisasi itu diperkirakan akan memakan waktu selama empat bulan.

”Pedagang dipastikan dipindah meski nanti tetap berada di area blok sayur. Kebetulan di sana ada beberapa kios yang tidak ditempati, kita pinjam dulu,” ucapnya.

Dijelaskan, selain Pasar Anom Baru, DKUPP Sumenep tahun ini akan merevitalisasi tiga pasar lainnya. Yaitu Pasar Gapura, Pasar Dasuk, dan Pasar Pasongsongan.

”Tapi karena anggarannya terbatas, rencana itu belum bisa direalisasikan tahun ini,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumenep Irwan Hayat mengingatkan, selain melakukan revitalisasi, dinas terkait harus menata ulang para pedagang. Terutama, pedagang yang kiosnya terdampak proyek.

”Apalagi, masih banyak bangunan, utamanya di lantai dua yang tidak ditempati,” tandasnya. (tif/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#empat bulan #DKUPP #proyek #revitalisasi #Pasar Anom Baru Sumenep