Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Warga Kabupaten Sumenep Mengeluh, Lampu Penerangan Jalan UmumDibiarkan Mati

Amin Basiri • Rabu, 9 Juli 2025 | 18:02 WIB
BUTUH PENANGANAN: Warga melintas di depan lampu PJU Jalan A. Yani, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep, kemarin.
BUTUH PENANGANAN: Warga melintas di depan lampu PJU Jalan A. Yani, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep, kemarin.

SUMENEP, RadarMadura.id – Sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Sumenep dikeluhkan oleh masyarakat.

Pasalnya, sering padam. Salah satunya di Jalan A. Yani, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, lampu PJU yang ada di kawasannya sudah lama padam. Bahkan, sudah hampir setahun. ”Ironisnya, pemerintah belum melakukan perbaikan,” katanya.

Karena itu, dia minta pemerintah untuk segera memperbaiki lampu tersebut agar tidak membahayakan para pengguna jalan. ”Pemerintah harus segera memperbaiki lampu itu,” pintanya.

Sekadar diketahui, berdasar penulusuran media ini, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep mengelola anggaran perawatan lampu PJU sebesar Rp 613.264.000.

Anggaran yang bersumber dari APBD Sumenep 2025 itu dialokasikan untuk pengadaan LED, bahan baku lampu bohlam, dan bahan baku pemeliharaan lampu PJU.

Sementara itu, Kepala Disperkimhub Sumenep Yayak Nurwahyudi menyampaikan, untuk lampu PJU di Jalan A. Yani Sumenep tidak bermasalah. Menurutnya, yang mati adalah lampu taman yang berjejer di sepanjang jalan.

”Kalau lampu taman, kami akui memang sudah lama mati. Tapi, kalau lampu PJU di sana tidak ada masalah,” terangnya.

Yayak mengakui memang banyak lampu PJU yang harus diperbaiki. Dia berjanji akan melakukan perawatan secara bertahap.

Sebab, personel yang ada di instansinya sangat terbatas. ”Hanya ada 12 orang, itu pun dibagi empat,” paparnya.

Karena itu, dia meminta masyarakat untuk bersabar. Sebab, institusinya akan melakukan perbaikan secara bertahap.

”Yang melapor melalui call canter 112 itu memang banyak, dan pasti kami perbaiki secara bertahap,” tandasnya. (tif/yan)

Editor : Amin Basiri
#Warga #sumenep #pju #penerangan