SUMENEP, RadarMadura.id – Sebanyak 334 Koperasi Merah Putih (KMP) di kelurahan/desa di Kabupaten Sumenep resmi terbentuk. Ratusan koperasi disebut telah mendapatkan legalitas.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep Moh. Ramli mengatakan, target pembentukan KMP sebelumnya sempat molor dari jadwal. Namun, saat ini sudah tuntas.
”Sebelumnya ada kendala teknis di sejumlah kecamatan yang ada di kepulauan. Tapi, sekarang semua sudah tuntas,” terangnya.
Dijelaskan, pembentukan KMP dilakukan melalui musyawarah desa khusus (musdesus). Peluncuran KMP dijadwalkan dipusatkan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (19/7). Sebab, saat itu merupakan puncak dari peringatan Hari Koperasi Ke-78.
”Kalau kita hanya mengadakan upacara peringatan hari koperasi di kantor,” ucapnya.
Ditambahkan, untuk seremonial peluncuran KMP di Kabupaten Sumenep masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat. ”Kami juga masih mau melaksanakan rapat internal dulu,” jelasnya.
Ramli menyatakan, seluruh KMP di Kabupaten Sumenep murni koperasi baru, bukan hasil revitalisasi dari koperasi lama. Hal itu sesuai kesepakatan dalam musdesus.
”Tapi, bisa jadi pengurus koperasi lama yang akan kembali dipercaya dalam kepengurusan KMP,” tandasnya. (tif/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti