Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pastikan Tak Ada Paksaan Terkait Rencana Rekreasi Siswa SDN Marengan Daya 1

Amin Basiri • Selasa, 20 Mei 2025 | 16:16 WIB
KLARIFIKASI: Kepala SDN Marengan daya I Tri Putri Handayani, S.Pd M.Pd,. memperlihatkan hasil kesepakatan rapat paguyuban wali murid sekaligus surat pernyataan dari Komite dan Ketua Paguyuban
KLARIFIKASI: Kepala SDN Marengan daya I Tri Putri Handayani, S.Pd M.Pd,. memperlihatkan hasil kesepakatan rapat paguyuban wali murid sekaligus surat pernyataan dari Komite dan Ketua Paguyuban

SUMENEP, RadarMadura.id - Kelas akhir SDN Marengan Daya 1, Kota Sumenep, berencana menggelar study tour ke luar daerah.

Rencana tersebut sesuai dengan hasil kesepakatan bersama komite sekolah, paguyuban orang tua murid, dan wali murid. Pihak sekolah memastikan kegiatan tersebut tak ada paksaan.

Kepala SDN Marengan Daya 1 Tri Putri Handayani menegaskan tidak ada unsur paksaan atau intimidasi terhadap siswa maupun wali murid yang berkaitan dengan rencana study tour.

Kegiatan tersebut sudah disepakati bersama, utamanya dari paguyuban wali murid kelas akhir.

"Saya selaku kepala sekolah (Kepsek) tidak pernah memaksa, menekan maupun mengintimidasi terkait rencana kegiatan study tour itu seperti informasi yang beredar," tegasnya.

Yani menyampaikan, selama ini pihaknya selalu pihaknya selalu mengedepankan musyawarah mufakat setiap ada kebijakan yang diterapkan di sekolah.

Termasuk mengenai rencana siswa kelas akhir untuk melakukan study tour ke luar daerah.

“Januari lalu, paguyuban wali murid didampingi komite menggelar rapat, disepakati kelulusan siswa akan menggelar study tour ke luar kota, rencana ke Malang," ucap Yani.

Dia memastikan rencana itu murni kesepakatan paguyuban Wali murid. artinya, Study Tour, tersebut hasil kesepakatan bersama.

"Bukan rencana saya, melainkan kesepakatan paguyuban wali murid,” ungkapnya tegas.

Yani merinci, wali murid kelas akhir yang mengikuti musyawarah tersebut sebanyak 38 orang.

Sebanyak 32 orang setuju melaksanakan rekreasi, sedangkan tiga orang lainnya mengusulkan tasyakuran.

Selain itu, ada wali murid yang tidak hadir sebanyak 3 orang.
“Terkait rencana rekreasi, kami menyerahkan sepenuhnya kepada paguyuban wali murid untuk memilih.

Baik rekreasi, syukuran, maupun pentas seni,” terangnya.

Guru SDN Marengan Daya 1 lainnya juga menambahkan, keberangkatan ke luar daerah merupakan opsi dari paguyuban wali murid yang telah disepakati bersama.

“Kami memastikan tidak ada paksaan bagi siswa untuk mengikuti rekreasi itu,” imbuhnya.

Kegiatan pelepasan dengan rencana rekreasi tersebut adalah siswa bersama wali murid kelas akhir bersama guru yang ditunjuk.

"Sedangkan guru yang mendampingi adalah guru yang ditunjuk oleh forum paguyuban wali murid kelas VI," pungkasnya.(iqb/bil)

Editor : Amin Basiri
#SDN Marengan Daya 1 #intimidasi #siswa