KALIANGET, RadarMadura.id – BPRS Bhakti Sumekar memiliki kepedulian kepada korban ledakan gas balon di Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, yang terjadi Kamis (1/5).
Itu dibuktikan dengan pemberikan bantuan sembako dan uang tunai untuk meringankan beban korban Slamet Riyadi.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar mengaku prihatin atas kejadian yang menimpa Slamet Riyadi. Pihaknya menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa paket sembako dan uang tunai.
Ledakan itu tidak hanya menghancurkan tempat tinggal Slamet Riyadi. Namun, juga merenggut nyawa putrinya, Tirta Sari Dewi, 15.
Selain itu, tiga anggota keluarganya mengalami luka akibat kejadian tersebut. ”Semoga bantuan kecil ini bisa meringankan beban korban,” tuturnya.
Menurut dia, BPRS Bhakti Sumekar akan terus memperkuat peran sebagai mitra sosial masyarakat. Setiap warga tertimpa musibah, pihaknya akan berusaha hadir memberikan empati dan dukungan.
”Tujuan kami bukan hanya untuk menopang pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti ini,” ucapnya.
Fajar menyadari bahwa ledakan tabung gas balon itu meninggalkan luka mendalam bagi korban. Tetapi dengan adanya kepedulian dari berbagai pihak, termasuk BPRS Bhakti Sumekar, diharapkan bisa meringankan beban dan membawa harapan baru bagi korban.
”Dengan adanya semangat kebersamaan, ini menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan masih kuat di tengah masyarakat Sumenep,” tukasnya. (tif/bil)
Editor : Achmad Andrian F