SUMENEP, RadarMadura.id – Pembangunan sarana pusat olahraga (sport center) di Sumenep terkesan hanya wacana.
Buktinya, pusat olahraga di atas lahan seluas 7,2 hektare tersebut belum juga dibangun. Pemerintah beralasan anggaran dari pusat tidak turun.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sudah merencanakan pembangunannya sejak 2019.
Bahkan, Pemkab Sumenep sudah menyediakan lahan untuk proyek tersebut. Lokasinya berada di Desa Patean, Kecamatan Batuan.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep Moh. Iksan mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak berkenaan dengan pembangunan sport center tersebut.
Sebab, itu merupakan proyek yang diinisiasi oleh Kemenpora.
Karena itu, dia hanya memperjuangkan pembangunan itu ke pemerintah pusat.
”Kami ini sudah dua kali mengusulkannya. Tapi, hasilnya selalu nihil,” katanya.
Karena tidak ada kejelasan, Pemkab Sumenep merencanakan menjadikan lahan tersebut ke objek lain.
Yakni, semacam tempat lapangan balap sepeda motor. ”Tapi ini belum final, kami rencanakan untuk arena road race,” ucap Iksan.
Iksan mengaku, sebenarnya sport center sangat dibutuhkan di Sumenep.
Mengingat masih banyak cabang olahraga (cabor) yang belum memiliki tempat latihan.
Namun, untuk mewujudkan sport center ini membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
Sementara itu, jika anggaran pembangunan itu dibebankan ke daerah tidak memungkinkan.
”Kalau tetap tidak ada kejelasan dari pusat, kami akan manfaatkan untuk aktivitas lainnya sesuai kemampuan kami,” imbuhnya. (iqb/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti