SUMENEP, RadarMadura.id – Guyuran air hujan tidak menyurutkan niat masyarakat Sumenep untuk berburu takjil di Jalan dr Soetomo, Kelurahan Pajagalan.
Venue event festival bazar takjil Ramadan tersebut tetap ramai dipadati pengunjung.
Hal itu dungkapkan oleh Abrori, salah seorang pemuda yang berjualan di area bazar takjil.
Dia sengaja berpartisipasi dalam event prakarsa JPRM dan Pemkab Sunenep tersebut karena peluangnya sangat besar.
”Saya tertarik untuk berjualan karena melihat penghasilannya cukup besar,” tuturnya.
Menurut dia, sebelum bulan puasa sudah mulai mencari informasi terkait pelaksanaan festival bazar takjil Ramadan.
Hal itu dilakukan agar bisa mendapatkan stan untuk berjualan. ”Kalau tahun sebelumnya saya hanya jadi pengunjung,” ulasnya.
Dijelaskan, jajanan yang dijual diklaim sebagai makanan yang disukai anak muda. Yakni, berbagai jenis sosis bakar.
Satu tusuk sosis dibanderol seharga Rp 1.000 sampai Rp 5.000. ”Tiap jenis beda-beda harganya,” katanya pada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Abrori mengatakan, omzet yang didapat berkisar Rp 200.000 sampai Rp 300.000 per hari.
Karena itu, dia berharap festival bazar takjil Ramadan digelar setiap tahun.
”Alhamdulillah, lebih dari cukup untuk menambah pemasukan keluarga,” tandasnya. (tif/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti