SUMENEP, RadarMadura.id – Penerangan di Taman Bunga Pottre Koneng Sumenep tidak maksimal. Sebab, titik-titik tertentu di ikon Kota Keris tersebut dibiarkan padam dan tidak diperbaiki.
Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep Moh. Hasinuddin Firdaus mengakui banyak fasilitas penerangan yang tidak berfungsi maksimal di Taman Pottre Koneng. Lembaganya belum merespons dengan melakukan perbaikan.
”Memang beberapa hari terakhir banyak lampu di Taman Bunga mati. Terutama di sisi barat,” ujarnya.
Pihaknya mengeklaim sudah menurunkan personel untuk mengecek persoalan penerangan di fasilitas umum tersebut. Setelah ditelusuri, lampu padam diduga korslet karena yang mati itu satu jalur.
Firdaus berjanji dalam waktu dekat ini akan memperbaiki lampu-lampu penerangan di kawasan Taman Pottre Koneng agar kembali terang. Apalagi, saat ini masyarakat banyak yang buka bersama di area Taman Bunga.
”Secepatnya akan kami perbaiki. Paling satu atau dua hari ini mulai dikerjakan perbaikannya,” tukasnya.
Nur Aini, warga Kecamatan Manding, mengaku kecewa saat berbuka bersama di area Taman Bunga Pottre Koneng karena kurang penerangan.
Perempuan 16 tahun itu mengira penerangan fasilitas umum (fasum) di seberang jalan Masjid Jamik Sumenep tersebut dalam kondisi baik.
Namun, nyatanya gelap ketika malam. ”Saya berbuka puasa bersama di Taman Bunga karena ingin merasakan keindahannya. Tapi ketika malam, ternyata lampunya banyak yang mati,” katanya.
Perempuan berhijab itu meminta pemerintah segera mengambil tindakan. Sebab, Taman Bunga Pottre Koneng menjadi salah satu ikon Sumenep yang harus dijaga pemerintah. Juga menjadi tempat berkumpul keluarga.
”Minimnya penerangan bisa dibuat menjadi tempat mesum. Kami berharap lampu yang mati segera dilerbaiki. Tidak bagus juga kalau dibiarkan berlangsung lama,” pinta Nuraini. (iqb/jup)
Editor : Ina Herdiyana