SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep tahun ini memiliki anggaran pelatihan pemandu wisata Rp 199.800.000. Namun, anggaran ratusan juta tersebut terancam terdampak efisiensi anggaran.
Kepala Disbudporapar Sumenep Mohamad Iksan mengatakan, tahun ini pihaknya memang memiliki rencana mengadakan pelatihan bagi masyarakat yang berminat menjadi pemandu pariwisata. Nominal anggarannya hampir mencapai Rp 200 juta.
”Nanti digunakan untuk biaya pendidikan seragam, materi, praktik, on the job training, dan sertifikat,” katanya.
Pejabat yang akrab disapa Iksan itu menuturkan, setelah mengikuti pelatihan, para peserta diharapkan dapat menjelaskan keunggulan objek wisata yang ada di Sumenep kepada para wisatawan. ”Pelatihan ini diadakan untuk kemajuan destinasi wisata di Sumenep,” ucapnya.
Dia menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan apakah program tersebut terealisasi atau tidak.
Sebab, saat ini masih dilakukan penyesuaian anggaran. ”Jika tidak terkena dampak pemangkasan, pasti segera direalisasikan,” tandasnya. (iqb/yan)
Editor : Ina Herdiyana