SUMENEP, RadarMadura.id – Program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Sumenep telah dimulai sejak Senin (13/1).
Namun, program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu hanya menyasar wilayah perkotaan.
Sebanyak 2.965 siswa dari lembaga pendidikan, mulai dari tingkat PAUD hingga SMA yang berada di Kecamatan Kota Sumenep menjadi sasaran.
Akan tetapi, untuk wilayah pedesaan dan wilayah kepulauan belum tersentuh.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumenep Mohammad Kholilur Rahman mengakui bahwa untuk saat ini pihaknya masih berfokus pada siswa di 18 lembaga pendidikan di wilayah perkotaan.
”Masih tetap di 18 lembaga pendidikan, hanya itu untuk saat ini,” terangnya Kamis (16/1).
Belasan lembaga itu terdiri atas tiga sekolah tingkat PAUD, empat taman kanak-kanak (TK), lima sekolah dasar (SD).
Selain itu, empat sekolah menengah pertama (SMP) dan untuk tingkat SMA hanya dua sekolah.
”Untuk tingkat pedesaan dan kepulauan belum ada,” katanya pada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Sementara itu, jadwal pendistribusian menu MBG dari dapur umum SPPG itu mulai hari Senin hingga Jumat secara berturut-turut.
Saat ditanya apakah nanti akan menyasar ke desa-desa dan daerah kepulauan, Kholilur mengaku bahwa hal tersebut merupakan kewenangan pusat.
”Kalau terkait masalah itu, pusat yang tahu, saya hanya ditugaskan di bagian dapur saja,” tandasnya.
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menyambut baik program MBG. Sebab, dapat membantu pemenuhan gizi masyarakat.
Program tersebut diketahui menyasar sebanyak 2.965 siswa. Ribuan peserta didik tersebut tersebar di 18 lembaga sekolah.
Dalam program makan bergizi ini, siswa mendapatkan menu makan berupa nasi, sayur, tempe, telur, buah jeruk, dan susu.
Menu program MBG ini langsung didistribusikan dari dapur umum SPPG Kota Sumenep.
”Tentu saja kami menyambut baik program ini. Melalui program makan bergizi gratis ini, anak-anak terjamin kebutuhan gizinya. Dampaknya nanti bisa menghasilkan generasi yang berkualitas,” katanya. (iqb/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti