SUMENEP, RadarMadura.id – Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan terus memupuk keterampilan santri dengan pengetahuan menulis.
Salah satunya melalui kegiatan Tarbiyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (TMI) Menulis.
TMI Menulis yang merupakan agenda tahunan ini digelar Ikatan Santriwati Tarbiyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (ISTAMA).
TMI Menulis 2025 digelar selama sepekan sejak Selasa (31/1/2024) hingga Selasa (7/1). Panitia mengundang sejumlah narasumber untuk berbagi ilmu kepada santri.
Minggu (5/1) giliran Pemimpin Redaksi (Pemred) Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Lukman Hakim AG yang didapuk menjadi narasumber.
Pria asal Lenteng, Sumenep, itu mengisi materi workshop menulis berita. Dalam paparannya, dia mengungkapkan tahapan penulisan berita.
Mulai persiapan yang meliputi perencanaan liputan, penulisan berita hasil liputan, hingga penyajian atau publikasi.
Lukman menerangkan, penulisan berita bergantung dengan perencanaan dan proses liputan. Sebab, banyak dan sedikitnya data yang diperoleh memperkaya muatan berita yang ditulis.
”Makin kaya data, makin banyak sudut pandang atau angle penulisan berita,” katanya di hadapan ratusan santriwati yang mengikuti kegiatan di Geserna.
Setelah pemaparan materi, dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab. Peserta semangat mendalami materi seni penulisan berita.
Baca Juga: Warga Desa Kolor, Sumenep, Manfaatkan Medsos untuk Pasarkan Beragam Makanan dan Minuman Buatannya
Seperti cara memulai menulis teras berita, penyajian data, dan publikasi.
Panitia mengucapkan terima kasih kepada JPRM yang kembali berbagi ilmu kepenulisan. Sebab, pada penyelenggaraan TMI Menulis sebelumnya juga menghadirkan Lukman.
”Belajar berita tidak harus menjadi wartawan. Setidaknya bisa membekali diri supaya bisa membedakan antara berita dan hoaks,” imbuhnya sebelum meninggalkan lokasi. (luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia