SUMENEP, RadarMadura.id – Gedung baru DPRD Sumenep diresmikan Kamis (2/1). Peresmian itu menandai beroperasinya gedung yang dibangun untuk memberikan pelayanan yang lebih representatif dan nyaman sesuai dengan tagline Bismillah Melayani.
Kepala Dinas PUTR Sumenep Eri Susanto dalam laporannya menyampaikan, gedung ini dimulai dengan perencanaan pada November 2022.
Kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pada 21 Agustus 2023 oleh Bupati Achmad Fauzi. Masa pelaksanaan 420 hari kalender. Proyek senilai Rp 100,09 miliar itu selesai lebih awal pada awal November 2024.
Gedung tersebut dibangun untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan fasilitas yang lebih modern, aman, dan efisien.
Semua fasilitas telah dirancang sesuai dengan standar teknis, termasuk efesiensi dan sumber daya lainnya.
”Setiap anggota dewan nantinya akan menempati ruangan masing-masing. Ini adalah bukti komitmen pemerintah dalam menghadirkan fasilitas publik yang berkualitas untuk masyarakat,” ucapnya Kamis (2/1).
Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin dalam sambutannya menyampaikan harapan besar terkait dengan fungsi dan peran gedung DPRD yang baru.
Dia menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan masyarakat untuk melahirkan kebijakan strategis, adil, dan berpihak kepada rakyat.
”Semoga gedung ini menjadi tempat yang melahirkan kebijakan-kebijakan strategis yang mampu menjawab kebutuhan zaman berlandasan keadilan dan kesejahteraan” harapnya.
Zainal juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi mendukung peran DPRD untuk kemajuan daerah.
”Dengan persatuan, kami yakin semua tantangan ke depan dapat dihadapi bersama demi masa depan yang lebih baik,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pembangunan gedung DPRD tersebut.
Dia berharap gedung itu mendukung kinerja DPRD dalam menjalin komunikasi dan koordinasi yang lebih baik dengan perangkat daerah.
”Semoga harapan dan kebutuhan teman-teman DPRD terpenuhi dan gedung baru ini dapat membawa manfaat yang besar bagi masyarakat Kabupaten Sumenep,” harapnya.
Peresmian gedung di Desa Gedungan, Kacamatan Batuan, itu diakhiri dengan penandatanganan prasasti oleh bupati dan pemotongan pita oleh ketua DPRD sebagai simbol dimulainya operasional.
Peresmian ini sekaligus menjadi momentum sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mewujudkan Kota Keris menjadi lebih maju. (tif/luq)
Editor : Ina Herdiyana