Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Diganjar Sanksi Tegas, Janji Bupati Fauzi jika ASN Langgar Hukum

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 25 Desember 2024 | 14:20 WIB
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (DOK/JPRM)
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (DOK/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) untuk bekerja sesuai dengan aturan.

Sebab, jika terbukti melanggar hukum, akan diganjar sanksi tegas.

Misalnya, judi online atau judol, perselingkuhan,dan penyalahgunaan narkoba.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, para ASN harus tetap fokus pada tugas dan tanggung jawabnya.

Utamanya dalam pelayanan kepada masyarakat. Juga menjaga integritas dan profesionalisme sebagai abdi negara.

”Saya harap hindari segala hal yang dapat merugikan diri sendiri dan institusi,” ucap orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu.

Bupati yang akrab disapa Fauzi itu menyampaikan, seorang ASN harus bisa menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat.

Sebab, ASN merupakan pelayan masyarakat. Karena itu, jangan sampai terlibat hukum.

”Jika ada yang terlibat dalam pelanggaran hukum atau etika, seperti judol, perselingkuhan, atau narkoba, mereka tidak pantas menjadi abdi negara,” tegasnya.

Fauzi menyatakan sudah menginstruksikan inspektorat dan badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) untuk memperketat pengawasan terhadap ASN.

Sebab, perbuatan menyimpang dan melanggar hukum dapat merusak citra dan martabat instansi pemerintahan.

Bahkan, dapat mengganggu kinerja serta produktivitas pegawai.

”Tidak ada kompromi dalam hal ini. Jika terbukti bersalah, sanksi tegas akan diterapkan, mulai dari teguran keras hingga pemberhentian secara tidak hormat,” ucap Fauzi.

Fauzi mengingatkan para ASN tetap mematuhi peraturan dan menjaga moralitasnya, baik itu di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan pribadi.

Sebab, integritas ASN sangat berpengaruh pada tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

”Integritas ASN adalah kunci dalam menjaga kepercayaan publik,” imbuhnya. (iqb/yan)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#melanggar hukum #sanksi tegas #asn #etika #BKPSDM #pelanggaran hukum